Ads 468x60px

Rabu, 17 Agustus 2011

Ketagihan Kijing Bumbu Pedas

Makan. Kijing adalah kata dalam Bahasa Jawa yang artinya sejenis kerang yang hidup di sungai. Dalam Bahasa Melayu disebut Remis, dan dalam Bahasa Sunda namnya Haremis. Kijing sangat suka mengendap di dasar sungai yang berpasir dan bersuhu dingin. Kulitnya berwarna kuning  ada juga bagian yang berwarna biru kehitaman. Kulitnya keras seperti marmer licin tapi tidak berbulu. Jik dibuka, akan terlihat bagian dalamnya yang seperti Kepah atau Kupang dalam Bahasa Jawa Timur yaitu mirip kerang tetapi putih dan gepeng melebar.

Nah, tak jauh dari rumahku ada sebuah kedai yang menjual Kijing Bumbu Pedas, Kedai Bude namanya. Ya, bude maksudnya tante dalam bahasa Jawa. Kedainya hanya 2 buah meja di satukan plus 1 bangku panjang. Dia menjual kijing hanya pada bulan puasa, menjelang berbuka. Di luar itu, hari-hari biasa dia menjual nasi kuning. Cukup laris, terutama mereka yang membawa bekal untuk sarapan di kantor.

Kembali ke laptop! Jadi, ceritanya saya ngefans sekali dengan Kijing Bumbu Pedas ini. Beberapa saat sebelum buka akhirnya saya puaskan rasa penasaran saya dengan membeli 2 plastik penuh seharga enam ribu rupiah saja.Istri saya kemudian menyajikannya di atas piring beling biru. Setelah mendengar adzan dan makan kolak, saya pun tak melewatkan waktu lagi dan langsung mengupas dan mencuil daging kijing yang empuk. Rasanya kenyal dan manis berpadu dengan bumbunya yang pedas. Enak! Dan, membuat ketagihan. Tapi istri mengingatkan untuk tidak terlalu banyak, agar tidak sakit perut. Gapapa deh, yang penting sudah terpuaskan. Sayang si bude hanya menjualnya saat bulan puasa.

5 komentar:

Galuh Parantri mengatakan...

Hallo, apakah postingan ini diikutkan lomba GoVLog?

ANNAMANIAC mengatakan...

Mbak Galuh, tidak. Memangnya kenapa?

eMingko mengatakan...

wah...... klo sya tdk brni pedes :p tpi kyaknya menrk u/ dcba :)
jgn lupa mampir ke eMingko Blog

YesSa FreaKidz mengatakan...

Kijing didearah gw (Salatiga, Jateng) malah artinya nisan.. :DKijing didearah gw (Salatiga, Jateng) malah artinya nisan.. :D

ANNAMANIAC mengatakan...

eMingko, silakan dicoba... enak!
Yessa, he7x... Beda daerah beda arti ya?

Ma kasih ya dah mampir ke blog sederhana ini

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...