Ads 468x60px

Rabu, 14 September 2011

Serbuan Maut (The Raid): Film Nasional Rasa Internasional


Sebuah kalimat dalam review film tulisan Alex Billington di firstshowing.net menggugah rasa penasaran saya. “It truly is one of the best action films i’ve seen in years. That was so badass!” Wow... Film apakah ini? Apakah film aksi Hollywood dengan efek-efek animasinya? Ataukah film silat ala Hongkong? Atau mungkin film Thailand? Bukan! Semua dugaan saya salah! Ternyata ini adalah film Indonesia! Wow... Serasa tak percaya. Saya baca lagi perlahan dan benar kalau ini adalah film Indonesia. Luar biasa!

Judulnya Serbuan Maut, ditranslasi menjadi The Raid. Film aksi menantang ini diproduksi oleh Merantau Films dan disutradarai sutradara asal Inggris, Gareth H. Evans. Dibantu Iko Uwais dan Yayan Ruhain sebagai Fighting Choreographer sekaligus bintang utamanya, mereka mengemas keunikan pencak silat dikombinasikan dengan seni beladiri lain sebagai bumbu utamanya. Menurut produsernya, Ario Sagantoro film ini akan jauh lebih dahsyat dan variatif dari film mereka sebelumnya, Merantau. Jika Merantau, unsur pertarungannya untuk bertahan hidup, sedangkan di Serbuan Maut lebih ke arah antara hidup dan mati. Lebih agresif dan inovatif! Tidak ada muka-muka cantik dan tampan di film ini, hanya wajah-wajah asli Indonesia yang eksotik, apa adanya, berkeringat dan keras.

Holy shit I haven't seen an action movie this good in years!
Alex Billington - firstshowing.net

Adegan film yang sudah selesai suting Maret-Mei 2011 yang lalu ini sangat mengagumkan. Seakan film asli Hollywood. Selain menonjolkan seni beladiri, film ini juga menggunakan beberapa senjata serbu asli, seperti M16 dan AK47. Sambutan positif pun bermunculan dari seluruh insan film dunia saat film ini mengikuti beberapa festival film internasional, seperti di Toronto, Sitges dan Busan. Begitu luar biasanya sambutan membuat hak distribusinya dibeli oleh Sony Pictures World Wide Acquisition agar dapat diputar di seluruh Amerika. Beberapa jaringan lain juga sudah membelinya, seperti Kanada (Alliance), Inggris (Momentum), Australia (Madman), Prancis (SND), Jerman (Kosch), Jepang (Kadokawa), Tiongkok (HGC) hingga Turki (Calinors).
  
The Raid (Serbuan Maut) is the best Aristotelian-unity action film since Die Hard. James Rocchi - MSN Movies

Sebenarnya tema film ini biasa saja, tentang pengepungan sebuah geng narkoba paling berbahaya di sebuah apartemen tua oleh pasukan elit Indonesia yang dipimpin oleh Rama (Iko Uwais). Mengetahui penyerbuan ini, para kriminal ini pun mematikan seluruh aliran listrik dan memblokir semua jalan keluar. Pasukan elit, dengan berbagai cara berusaha melumpuhkan semua kawanan penjahat ini dan keluar dari misi ini hidup-hidup. Taktik dan strategi yang digunakan pun luar biasa, mungkin cocok menjadi video panduan untuk gim online Counter Strike atau Call of Duty. Film ini menampilkan beragam jenis penjahat dengan berbagai kemampuan dan alat.


"The Raid (Serbuan Maut) is a near perfect action movie.
Drew McWeeny -HitFix.

Yang tidak biasa, film ini akan membuat adrenalin kita terus bergejolak sepanjang film. Sutradara tidak banyak memberikan waktu untuk kita bernafas sejenak. Film ini begitu mengalir enak ditonton, karena meskipun ceritanya sederhana, penokohannya sangat kuat. Dan, semua musik dalam film ini diaransemen oleh Mike Shinoda, ya benar... Linkin Park! Sayangnya kita baru dapat menyaksikan film nasional dengan rasa internasional ini tahun depan, tepatnya Januari 2012. Harap bersabar ya... Saat ini kita cukup puas menikmati ringkasan ceritanya, trailer filmnya dan poster kerennya. Mudah-mudahan ini menjadi titik tolak kebangkitan film Indonesia. Bukan lagi menonjolkan erotisme, mistis dan cinta haru biru, melainkan film-film luar biasa seperti ini. Indonesia Bisa!

7 komentar:

Muhammad Gustavie mengatakan...

wow,,nice artikel gan ^^

visit back kalo sempet yah

http://gustav-econimics.blogspot.com/

ANNAMANIAC mengatakan...

Thanks gan... Sudah divisit balik ya... nice blog too

ayo mengatakan...

Maaf gan, kalo ga salah music scoring dari Mike Shinoda hanya untuk pasar Amerika saja, untuk pasar Indonesia tetep pake music scoring dari aslinya (buatan anak bangsa yg bikin musik buat Merantau)... kalo di Indo pake music Mike shinoda juga, bearti ga ngehargain karya anak bangsa dong... Trims

Iqbal Al Ghifari mengatakan...

hmm.... patut ditonton neh, ane menunggu sekali kelanjutan film dr produksi Merantau, apalagi setelah melihat film merantau, jd yakin film laga di Indonesia akan hidup kembali.

http://jalannyauzanks.blogspot.com/

Tyo d One mengatakan...

Thx for the Preview, kangen emang ama Film Berkualitas Indonesia diBioskop !selama ini cuma liat cerita setan2an mulu dibioskop !

ANNAMANIAC mengatakan...

om Ayo, ma kasih ya kritikannya.
Mas Iqbal, kita tunggu bareng2 ya januari 2012
Tyo, Yup, jenuh dengan tontonan yang culun

adhie mengatakan...

waooowwwww good post sobbb.. mantap.... jempol dah infonya......

FOL BACK ME ya sobb...
http://adhiejapannezz.blogspot.com
http://dhadieshetheraff.blogspot.com

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...