Main. Ro Koster & Ad Kill (RO&AD,) sebuah lembaga
arsitek di Belanda membangun sebuah jembatan yang terinspirasi dari kisah Nabi
Musa yang membelah laut merah dengan tongkatnya. Jembatan yang berada di tengah
sungai Halsteren tersebut bernama Moses Bridge. Jembatan yang sepenuhnya
terbuat dari kayu tahan air dan kertas timah itu dibangun sebagai akses menuju
sebuah hutan abad ke-17. Mencegah luapan air dan bocor, RO&AD melengkapi
jembatan tersebut dengan pompa khusus.
Jika dilihat dari jauh, kita takkan bisa melihat jembatan tersebut karena berada di bawah air. Tapi bila dari dekat kita akan disambut dengan sebuah selokan kecil yang semakin lama semakin besar. Bila berjalan di jembatan ini kita akan merasakan sensasi berjalan di tengah air yang terbelah, wow! Sebenarnya Moses Bridge ini adalah bagian dari benteng pertahanan kota Halsteren bernama The West Brabant Waterline. RO&AD diberi tugas untuk merenovasinya tanpa merombak desain aslinya. Hasilnya? Luar biasa!
Jika dilihat dari jauh, kita takkan bisa melihat jembatan tersebut karena berada di bawah air. Tapi bila dari dekat kita akan disambut dengan sebuah selokan kecil yang semakin lama semakin besar. Bila berjalan di jembatan ini kita akan merasakan sensasi berjalan di tengah air yang terbelah, wow! Sebenarnya Moses Bridge ini adalah bagian dari benteng pertahanan kota Halsteren bernama The West Brabant Waterline. RO&AD diberi tugas untuk merenovasinya tanpa merombak desain aslinya. Hasilnya? Luar biasa!
