Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label istri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label istri. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Oktober 2011

Alternatif Weekend; Nonton di Perpustakaan

Main. Setelah 5 hari menghabiskan waktu bekerja, datang juga waktu rehat bernama akhir pekan. Menikmati akhir pekan bersama orang yang kita sayangi, baik istri ataupun pacar memang sangat menyenangkan. Namun, bila Anda telah bosan dan kehabisan akal untuk menemukan suasana baru, berarti Anda harus mendatangi Indies Perpustakaan Film. Apa? Perpustakaan? Nggak salah dengar? 


He7x... Sabar, sabar! Iya, benar perpustakaan. Tapi, bukan perpustakaan yang menyediakan banyak buku dan menjadi tempat berkumpulnya para kutu buku yang gemar membaca. Disini, Anda justru dapat menonton film-film indie dari berbagai negara. Studio mininya memungkinkan Anda bermesraan dengan pasangan sambil menonton film indie pilihan sendiri. 


Selain itu, tersedia juga Viewing Room yang dapat disewa bersama teman-teman Anda hingga 10 orang. Jadi, langsung saja nikmati film yang unik dengan suasana yang berbeda di Indies Perpustakaan Film. Dimana lokasinya? Langsung saja meluncur ke jalan Tebet Raya No. 82. Have a Nice Weekend!

Kamis, 25 Agustus 2011

Karage Cabe Ijo untuk Istri Tercinta

Makan. Beberapa hari sebelumnya, istri saya Merry Samsuri berniat untuk membuatkan Karage Cabe Ijo untuk saya yang memang suka pedas. Dia membeli semua bahan-bahan di Tiptop dan meletakkannya di kulkas. Beberapa kali dia tidak jadi memasakkannya karena Mama juga sudah masak banyak makanan. Kemarin, Rabu 24 Agustus 2011, karena istri masih kerja sedangkan saya cuti, saya berinisiatif untuk mengolah semua bahan mentah tersebut. Toh, tidak ada salahnya juga kalau sekali-kali suami yang memasakkan istri. Setuju?

Pertama-tama saya cabuti dan bersihkan cabe hijau/ ijo dan cabe rawit. Lalu mengupas dan mengiris beberapa siung bawang merah dan bawang putih. Setelah itu semuanya saya blender kasar dan ditambah gula, garam dan penyedap rasa. Lalu saya sisihkan. Berikutnya saya memotong beberapa buah tomat menjadi empat. Kemudian, saya buka bungkus karage dan saya perkecil potongannya agar lebih renyah nanti bila digoreng. Untuk yang belum tahu, Karage adalah potongan-potongan daging ayam tanpa tulang yang telah dibalut bumbu krispi. Sebagai tambahan saya juga memotong tempe kecil-kecil. Kemudian saya nyalakan kompor gas dan menunggu hingga minyak panas. Setelah siap saya goreng karage dan tempe lalu ditiriskan.

Berikutnya adalah tahap terakhir, menyatukan semuanya di dalam penggorengan. Yang mendapat giliran pertama adalah "adonan" cabe. Disusul berturut-turut karage, tempe dan bumbu penyedap. Beberapa saat sebelum diangkat baru saya masukkan tomat potong. Lalu dihidangkan di atas piring. Rasanya? Jangan tanya! Setelah berkeringat tarawih maka masakan ini akan membuat kita tambah berkeringat! Pedasnya pas, diwarnai rasa gurih, asam dan krispi di lidah. Ayamnya empuk, tempenya enak. Pol! Istri senang hati tenang. "Bangganya makan masakan suami!" Kata istriku sambil memeluk erat pinggangku.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...