Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label terancam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label terancam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Oktober 2011

Badak Jawa, Punah di Vietnam Terancam di Indonesia

Main. Populasi badak Jawa atau badak bercula satu (Rhinoceros sondaicus) di Indonesia dan di beberapa negara Asia semakin sedikit jumlahnya. Bahkan berdasarkan survei selama 2009-2010 di Taman Nasional Cat Tien, World Wide Foundation (WWF) dan The International Rhino Foundation (IRF) menyatakan badak Jawa di Vietnam sudah punah. Duh! Populasi badak di Vietnam terus menurun disebabkan perburuan liar dan lemahnya penegakan hukum. Tidak cuma badak, WWF menyebut beberapa satwa di Vietnam juga berada di ambang kepunahan. Hewan-hewan itu antara lain harimau, gajah Asia, dan buaya siam. 


WWF menyatakan, populasi badak Jawa kini tinggal sekelompok kecil di taman nasional kecil di Indonesia (Ujung Kulon). Jumlahnya sekitar 50 ekor. Badak di Ujung Kulon juga terancam punah oleh banyaknya permintaan cula untuk obat-obatan tradisional. Karena itu, perlindungan terhadap hewan tersebut menjadi prioritas. Untuk itu, International Union for Conservation of Nature (IUCN) menyerahkan bantuan kepada pemerintah Indonesia lewat wakil presiden RI senilai US$ 1,9 juta untuk menyelamatkan badak Jawa di Ujung Kulon. 


Harapannya, pemerintah membuatkan habitat khusus untuk badak betina di Ujung Kulon. Sebab, dari 50-an badak Jawa yang tersisa, jumlah badak betina hanya 4-5 ekor. Kedua, IUCN meminta pemerintah menggalang dukungan internasional untuk mengatasi perdagangan gelap satwa liar tersebut. IUCN juga meminta pemerintah mencanangkan Tahun Badak Internasional pada tahun 2012 mendatang

Senin, 24 Oktober 2011

Borobudur Terancam Dicoret UNESCO

Main. Hiks! Lagi-lagi miris... Candi Borobudur terancam akan dicoret dari daftar warisan budaya dunia oleh United Nations Educational, Scientific, and Culture Organization (UNESCO) sejak masuk pertama kali pada 1983. Kenapa? Alasannya sepele, bayangkan candi yang dibangun pada saat Wangsa Syailendra berkuasa tahun 800-an Masehi itu dinilai sangat kusam, kotor dan tidak terawat. Sampah aneka jenis berserakan dimana-mana. Bahkan, di beberapa sudut tercium bau pesing yang menyengat.


Jujur saja, para pengelola kompleks Taman Wisata Candi Borobudur sebenarnya sudah berusaha semaksimal mungkin menyediakan tempat sampah dan toilet di beberapa titik strategis. Hanya saja mental masyarakat yang “mau gampang” telah mengotori keagungan Borobudur. Harusnya kita semua bisa bersinergi menjaga aset budaya yang telah menjadi destinasi wisata dunia ini.


Sangat disayangkan dan memalukan jika nanti ancaman UNESCO tersebut harus menjadi kenyataan hanya karena kita tak mampu membangun kesadaran bersama terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar Borobudur. Marilah, jaga kehormatan yang sudah di genggaman dan jangan sampai terlepas. Karena salah satunya berkat Borobudur lah nama Indonesia masih bisa berkibar di dunia. Wake up bro... Kita bisa!

Sabtu, 15 Oktober 2011

Candi-candi Padang Lawas Terancam Pemburu Harta Karun

Main. Sudah jatuh tertimpa tangga pula! Begitulah kira-kira nasib candi-candi di Padang Lawas, Sumatera Utara. Selain terbengkalai karena tidak adanya perhatian serius dari pemerintah, kini situs-situs bersejarah tersebut terancam perusakan oleh para pemburu harta karun. Miris! Fakta ini diungkap oleh Pusat Studi Sejarah dan Ilmu-ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. 


Salah satu bukti nyata menimpa Candi Sangkilon yang rusak konstruksi maupun pondasi sekelilingnya karena penggalian liar. Hal ini sudah dilaporkan oleh para petugas yang berwenang namun tidak ada reaksi apapun baik dari pemerintah daerah maupun dari aparat kepolisian. Pemerintah pusat sendiri seakan tak peduli dengan cagar budaya ini, karena tak ada rencana apapun untuk melakukan restorasi dan pemugaran secepatnya. Retakan-retakan parah yang sekarang terdapat pada dinding candi diduga akan mempercepat kerobohannya. 


Sebagai bangsa yang berbudi luhur dan menghormati warisan nenek moyang, harusnya masyarakat sekitar bekerja sama dengan Badan  Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Sumut-Aceh dalam menjaga situs bersejarah ini. Karena, bukan tak mungkin suatu saat dapat menjadi destinasi dan daya tarik wisata sehingga meningkatkan taraf hidup masyarakat. Semoga!

Minggu, 18 September 2011

Pondasi Rapuh, Taj Mahal Terancam Runtuh

Main. Sudah pernah ke Taj Mahal di India? Jika belum sebaiknya segera anda rencanakan perjalanan kesana. Benar atau tidaknya kabar ini, tapi laporan media di India menyebutkan bahwa bangunan Monumen Cinta yang dibangun pada abad ke-17 itu sudah mengalami kerapuhan disana-sini. Disebutkan, dasar dari monumen yang dibangun Kaisar Mughal Shahjahan untuk mengenang Mumtaz istri ketiganya antara 1632 dan 1653 itu telah rusak dan kayu yang digunakan dalam sumur juga mulai membusuk.


Para sejarawan dan ahli lingkungan berpendapat jika pondasi monumen tidak segera diperkuat dan semua kerusakan di monumen tidak segera diatasi, maka Taj Mahal yang merupakan monumen megah, mungkin runtuh dalam waktu dua sampai lima tahun mendatang. Masyarakat meminta kepada pemerintah dan para ahli untuk melakukan penyelidikan dan meyakinkan orang bahwa warisan dunia itu baik-baik saja. Karena berita ini telah memicu keributan. Taj Mahal merupakan salah satu keajaiban arsitektur terbesar di dunia, bukan hanya milik India saja, melainkan harta berharga dari peradaban manusia.


Rakyat India mendesak pemerintah untuk mengambil langkah memulai pekerjaan perbaikan Taj Mahal. Mereka juga mendesak UNESCO dan badan-badan dunia lainnya untuk menyediakan ahli teknis yang diperlukan untuk menjaga dan mempertahankan permata warisan dunia itu. Semoga saja Taj Mahal Bisa tetap berdiri ya, sehingga bisa tetap kita kunjungi.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...