Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label enak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label enak. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 April 2013

5 Tips Untuk Wisata Kuliner

Kuliner adalah hasil olahan masakan berupa makanan. Wisata kuliner berarti kita melakukan kegiatan menyenangkan melibatkan aneka jenis makanan. Biasanya mencicipi satu jenis makanan yang disajikan di tempat-tempat berbeda atau berkunjung ke berbagai tempat untuk mencicipi penganan khas setempat. Lalu bagaimana cara bersantapnya? Nah, agar kawan-kawan semua bisa berwisata kuliner dengan tepat, berikut saya rangkumkan beberapa tipsnya. Silakan disimak dan semoga bermanfaat.

1. Referensi
Panduan tertulis baik berupa buku, website dan artikel majalah/ koran, visual berupa tontonan di televisi maupun lisan berupa penuturan dari pakar, sesepuh maupun pemilik resto sangat penting untuk kita miliki. Selain untuk mengetahui seluk beluk makanan tersebut, kita juga dapat mengetahui lokasi, cara memasak/ penyajian, harga dan rasa.

2. Halal dan Bersih
Selalu utamakan kedua faktor ini. Agar tidak berdampak pada kesehatan kita baik lahi maupun batin. Untuk kehalalan, selain mengacu pada referensi juga bisa dilihat sertifikasi halal MUI di lokasi. Untuk kebersihan, bisa dilihat langsung secara visual apakah ada sampah yang berserakan, apakah makanan dibuat dengan cara higienis dan apakah tersedia fasilitas kebersihan, seperti tisu, sabun, wastafel dan atau toilet. Sebagian resto/ rumah makan juga sudah mulai menampilkan dapur terbuka, sehingga penikmat kuliner seperti kita bisa melihat bagaimana cara pengolahan dan penyajiannya.

3. Ramai
Menurut saya, kita bisa menilai tempat makan dari ramai atau tidaknya pengunjung. Kemungkinannya hanya tiga, karena rasanya yang enak, pelayanannya yang menyenangkan atau karena harganya yang murah. Dan, ketiganya sama-sama menguntungkan untuk wisatawan kuliner. Karena pasti ketiga hal tersebut menyebar cepat tidak hanya lewat iklan tapi kampanye mulut ke mulut.

4. Variasi Menu
Semakin bervariasi menu yang disajikan, semakin besar peluang kita berwisata kuliner karena akan menemukan aneka rasa baru. Jangan ragu untuk menanyakan apa isi dari makanan yang terdapat dalam daftar menu atau apa menu andalan di tempat tersebut. Untuk resto/ rumah makan yang sudah ternama biasanya dalam menu akan disebutkan bahan-bahan dasarnya. Selain itu mereka akan menandai makanan favorit dan makanan pedas. Memudahkan kita untuk memilih.

5. Harga
Banyak resto/ rumah makan tidak mencantumkan harga, entah apa alasannya. Jangan takut untuk bertanya sebelum memesan. Saya sendiri enggan untuk makan di tempat itu kalau harganya tidak transparan. Bila ternyata harganya tak masuk akal, pindah saja daripada merusak mood. Di daerah Malioboro dikenal kalkulator rusak, si pedagang akan menagih kita semaunya. Istilah lainnya adalah “menggetok”. Intinya, situasi ini dapat dimanfaatkan memberi harga mahal ke pelanggan karena baru diketahui setelah makanan dihidangkan dan dimakan.

Semoga kelima tips di atas dapat menjadi acuan agar wisata kuliner kita baik di saat liburan maupun kala senggang lebih menyenangkan. Santap makanan yang kita pesan dengan penuh rasa syukur, nikmati kelezatannya sesuap demi sesuap – setetes demi setetes dan jadikan pengalaman pribadi paling berkesan yang dapat diceritakan ke semua kerabat dan sahabat. Salam Wiskul! Maknyus...

Rabu, 20 Maret 2013

Nikmatnya Chicken Spinach Quiche

Bagi saya, sampai di Bandara jauh lebih lama dari waktu boarding lebih menenangkan. Selain itu, setelah check in masih tersisa banyak waktu bagi saya menikmati fasilitas rehat di lounge, internet sepuasnya dengan free wifi atau sekedar ngopi di beberapa kedai pilihan. Nah, sebelum naik pesawat menuju Balikpapan dalam rangka tugas saya pun melakukan hal yang sama.

Kali ini saya memilih early breakfast di kedai kopi internasional berlogo putri duyung berlatar hijau (starbucks, red) yang terletak di terminal II F. Menggunakan kartu kredit internasional (ANZ, red), saya bisa mendapatkan segelas minuman & seporsi makanan. Lumayan!

Untuk kuliner kali ini, saya pilih Ice Chocolate dikombinasi dengan Chicken Spinach Quiche (baca: kisye, red). Es Coklat saya harapkan bisa meningkatkan aktivitas otak dan melancarkan peredaran darah. Sehingga saya bisa memulai aktivitas hari ini tanpa kantuk yang melanda dan lebih segar. Aamiin...

Sementara, untuk penganannya saya pilih karena penasaran. Ini pertama kalinya saya makan Quiche. Penganan asli Prancis yang gurih ini sangat nikmat disantap saat panas, saya makan setelah minta dipanaskan di dalam oven. Quiche adalah tipe pie yang unik. Pastry bagian luarnya lebih kenyal dan tebal, sedangkan custard bagian dalamnya lembut dan gurih. Yang saya pilih adalah kombinasi antara daging ayam, tomat dan bayam. Nikmat!

Keluar dari kedai ini dengan perut kenyang dan pengalaman menikmati kudapan Eropa yang mulai booming di Indonesia ini. Ingin mencicipi? Silakan mampir di kedai ini atau resto-resto Eropa yang menyediakannya. Bisa juga pesan Quiche mini via online yang dijual Ouche (bukan promo, red). Dan, nikmati sensasinya!

Kamis, 21 Juni 2012

Omelet dari Berbagai Negara

Pernah mendengar apa itu Omelet? Atau justru sudah terbiasa menikmati Omelet? Ya, Omelet adalah salah satu menu sarapan yang digemari banyak orang. Telur didadar bersama berbagai isian, seperti cabai, bawang merah dan daun bawang. Rasanya? Jangan tanya, maknyus... Apalagi kalau disantap bersama nasi hangat dan sayuran.

Namun, pada dasarnya, omelet adalah makanan yang terbuat dari telur kocok yang dimasak dengan mentega atau minyak di atas penggorengan. Agar teksturnya lembut dan mengembang, telur biasanya dicampur susu, krim, air, atau baking powder. Ada pula variasi omelet yang diberi topping keju, sayuran, atau daging lalu dilipat menjadi setengah lingkaran. Nah, tiap negara punya kekhasan sendiri, versi omelet yang berbeda. Silakan disimak

Filipina
Di Filipina, omelet disebut torta. Isiannya beragam, mulai dari sayur, daging, kismis, hingga makanan sisa kemarin. Omelet ini dapat disantap begitu saja atau bersama dengan nasi goreng bawang putih dan saus pisang.
Thailand
Omeletnya yang menggembung karena terdapat isian di dalamnya bernama khai yat sai.

Cina
Di Cina, telur diolah menjadi fuyunghai atau omelet tiram.
Korea
Omelet di Korea disebut Pajeon, tampilannya lebih mirip pancake. Pasalnya, makanan ini juga menggunakan tepung beras dan tepung terigu. Daging sapi, daging babi, kimchi, kerang dan makanan laut biasanya menjadi pelengkap isian omelet ini.

Jepang
Omelet tradisional Jepang disebut tamagoyaki, sementara omuretsu adalah omelet versi Barat. Variasi isiannya bisa berupa nasi dan saus tomat (omurice) atau yakisoba (omusoba).
India
Omelet India sering disebut masala karena mengandung rempah-rempah yang berbeda di tiap wilayah. Adonannya mengandung telur, cabai hijau, irisan bawang bombay, daun atau bubuk ketumbar, jinten, serta kunyit.

Iran
Omelet disebut khagine di Iran. Telur dikocok dengan gula, lalu digoreng dengan mentega atau minyak.
Israel
Omelet matzah brei adalah telur kocok yang diberi matzo (sejenis cracker) sebelum digoreng. Makanya, makanan ini terasa lebih padat dan renyah. Matzah brei sering dibuat manis, terkadang juga diberi susu. Makanan pelengkap dan toppingnya berbeda-beda, tergantung kebiasaaan setempat.

Perancis
Pembuatan omelet Perancis agak sulit karena diolah dengan presisi dan penuh perhitungan. Pancinya pun khusus. Omelet digoreng dengan clarified butter dengan rasio yang lebih besar daripada telur agar tidak lengket serta mempercepat proses memasak. Meski diberi garam dan lada saja sudah enak, omelet Perancis sering pula ditambahi tomat dan irisan halus rempah-rempah (seperti tarragon, chervil, seledri, dan kucai) atau bawang bombay. Setelah matang, omelet digulung menjadi bentuk segitiga atau dituangkan langsung ke piring.
Yunani
Omelet Yunani biasanya dicampur dengan bayam, tomat, keju feta, dan minyak zaitun.

Austria
Bauernomelette adalah sebutan bagi omelet di Austria dan Jerman bagian selatan. Irisan bawang bombay, potongan kentang rebus, dan bacon asap disangrai dalam wajan, kemudian barulah telur kocok dituangkan dan dimasak sampai matang. Herb, jamur, tomat, atau cornichon (acar timun utuh) sering ditambahkan ke dalam adonan omelet.
Belanda
Dua sampai tiga butir telur dicampur dengan bawang bombay, jamur, kentang, paprika, daun bawang, serta kacang polong tumis, lalu dimasak. Jadilah boerenomelet khas Belanda.

Italia
Orang Italia mengenal omelet sebagai frittata. Keju, sayuran, bahkan pasta sisa dicampur dengan telur, lalu dimasak perlahan.
Spanyol dan Maroko
Tortilla de patatas adalah makanan tradisional Spanyol yang sangat terkenal. Omelet tebal ini berisi tumisan kentang iris. Hampir sama dengan omelet Maroko, namun di negara Afrika ini adonan telur ditambahkan jinten dan fleur de sel (bunga garam).

Inggris
Di negara Pangeran Charles ini, omelet dibuat dengan telur, susu, dan keju. Makanan ini digoreng di kedua sisinya.
Amerika Serikat
Warga Amerika Serikat, terutama di California, mengenal omelet yang berisi bacon dan tiram goreng tepung. Di Denver atau Amerika Serikat bagian barat daya, omelet diisi dengan daging ham (paha babi) yang dipotong dadu, bawang bombay, dan paprika hijau. Kadang-kadang, omelet ini diberi topping keju dan kentang goreng.

Senin, 31 Oktober 2011

Asal Mula Semur di Indonesia

Makan. Semur, masakan berkuah warna cokelat, banyak menyimpan kisah pernikahan antarbudaya. Tercatat ada lima budaya yang ikut meramu makanan dengan sumber bahan protein hewani ini, diantaranya budaya Eropa, Timur Tengah, India, Tiongkok dan Indonesia. Nama semur sendiri diberikan orang Belanda, dari kata stomerijj atau steamer (kukusan). Kala itu mayoritas orang Belanda memiliki pekerja orang Indonesia. Mereka berteriak memasak dalam stomerijj, tapi terdengar smoor lalu menjadi semur. 


Namun cara memasaknya murni dari Indonesia. Indonesia sudah mengenal tradisi mengolah daging dan ikan sejak masa berburu dan meramu pada abad 9 Masehi. Bukti tersebut tersurat dalam relief di Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Lalu masuk tradisi dari bangsa pendatang India dan Timur Tengah melalui rempah-rempahnya. Terakhir, bentuk masakan dan cita rasa kecap dipengaruhi unsur Tionghoa peranakan. Meski begitu, perlu diingat kecap yang dipakai adalah kecap manis asli Indonesia. Karena Tiongkok hanya mengenal kecap asin. Jadi warna yang hitam manis dan rasa hangat rempah menunjukkan masakan ini asli Indonesia. 


Lalu, sebenarnya masakan seperti apa yang layak disebut semur? Semur masuk dalam jenis masakan yang dimasak lama (slow cooking). Memasaknya butuh api kecil dalam waktu lama dengan isi protein hewani, ikan atau daging. Ciri khasnya adalah bumbu rempah berupa cengkeh atau pala dan kecap manis. Enak!

Selasa, 18 Oktober 2011

5 Rekomendasi Toko Roti Enak di Bandung

Makan. Siapa yang tak kenal Bandung? Ibukota Jawa Barat yang dijuluki Parijs van Java ini sudah menjadi destinasi wisata tidak hanya di akhir pekan tapi juga di tiap liburan sekolah. Sekarang, yang menjadi daya tarik bukan hanya pesona keindahan alam dan kesejukannya atau factory outlet yang menjamur, tapi variasi kulinernya pun sudah menjadi alasan wajib mengunjunginya.


Salah satu makanan yang cukup menarik karena cocok baik untuk lidah lokal maupun mancanegara adalah roti. Ada beberapa toko yang tersebar di kota Bandung yang menjual roti enak dengan rasa variatif dan harga terjangkau. Berikut ini saya Achmad Annama (Anam) sampaikan beberapa rekomendasi toko roti yang patut dicoba selama anda berada di Bandung:


1. Roti Sidodadi Sudah tiga generasi toko roti ala Belanda ini berdiri di Jl. Otista 255, sekarang dekat dengan pusat perbelanjaan Pasar Baru. Anda bisa mendapatkan roti berkualitas dengan harga terjangkau. Teksturnya lembut dan rasanya enak. Jika berniat mampir, saya sarankan anda datang di pagi hari sebelum ramai dan antri, sementara rotinya masih hangat. 
2. Roti Sumber Hidangan 
Toko roti yang berlokasi di titik jayanya Bandung di era 1930an ini khusus menjual roti-roti ala Belanda dengan nama-nama Belanda. Awalnya bernama Snoephuis dan interiornya memang barang-barang jadul. Jangan kuatir masalah harga, karena mashi pas di kantong remaja. Pilihan rasanya pun beragam. Dijamin puas! 
3. Roti Braga Permai 
Tak jauh dari Sumber Hidangan, kita dapat menemukan toko ini. Meski tidak menyajikan banyak variasi namun rasa rotinya lebih membumi dan pas di lidah lokal. Toko ini juga menawarkan hidangan roti dikombinasikan dengan es krim. Saya rekomendasikan Cake Vulcano untuk anda cicipi, jangan kuatir karena harganya masih cukup ramah di kantong. 
4. Roti Gempol 
Jempolan seperti namanya! Dan lokasinya di tempat bersejarah, seperti: Gempol. Toko ini menyediakan sofa yang nyaman untuk menikmati hidangan berbasis roti yang fresh from the open. Suasana tempo dulunya akan membuat anda betah berlama-lama disini. Rasa? Manis, asin, tawar semua ada disini. 
5. Roti Vitasari 
Toko roti ini lebih modern dibanding yang lain. Namun, meski baru, kualitas rotinya tidak kalah dengan para seniornya. Toko ini bisa kita datangi di Jalan Burangrang, Bandung. Mampir dan rasakan roti sosisnya, sangat gurih!

Jumat, 07 Oktober 2011

Kapurung, Kuliner Sensasional Khas Luwu

Makan. Apa sih Kapurung itu? Kapurung  adalah kuliner khas tradisional di Sulawesi Selatan, khususnya masyarakat daerah Luwu (Palopo, Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur) yang terbuat dari sari atau tepung sagu. Di warung dan kedai di sana disebut juga Pugalu. Sedangkan di Maluku atau Papua dikenal juga dengan nama Papeda. Kapurung dimasak dengan campuran ikan atau daging ayam dan aneka sayuran seperti kangkung, daun labu, daun katuk, terong atau kacang panjang yang dipotong kecil-kecil.


Membuat Kapurung membutuhkan kesabaran. Tahap awal, masukkan semua sayuran dan ayam yang sudah disuwir ke dalam air mendidih hingga matang. Kemudian cairkan dua gelas tepung sagu aren dan taruh di mangkuk besar. Didihkan air panas dan masukkan ke cairan sagu tadi. Saat  tepungnya menyatu aduk seperti mengaduk dodol. Siapkan mangkuk besar, isi air dingin 1/4 mangkuk saja. Bulatkan adonan sagu pakai sumpit atau sendok dan masukkan ke baskom berisi air dingin tadi. Kalau sayur dan ayam sudah matang, matikan api. Tunggu adonan sagu selesai dibulat-bulat. Kalau sudah, masukan bumbu halus ke dalam panci sayur tadi, aduk rata, masukan juga air jeruk limau lebih banyak lebih wangi. Setelah sayur dan ayam matang, matikan api, aduk rata. Setelah sayuran siap, masukkan ke dalam baskom berisi adonan sagu tadi dan aduk rata.

Rabu, 28 September 2011

Jengkol, Rasanya Disuka Baunya Dibenci

Makan. Jengkol atau Jering (Pithecollobium Jiringa/ Pithecollobium Labatum) adalah tumbuhan khas Asia Tenggara. Buahnya sangat digemari di Indonesia, khususnya masyarakat Jawa Barat yang mampu mengkonsumsi hingga 100 ton per hari! Buah jenis polong-polongan ini bentuknya gepeng berbelit dengan warna lembayung tua. Yang ini anda pasti sudah tahu, setelah diolah dan diproses pencernaan Jengkol dapat menimbulkan bau tak sedap. He7x... 

Bau ini disebabkan asam amino di dalamnya yang banyak mengandung sulfur, gas yang terkenal sangat bau bila bereaksi dengan gas kimia lainnya. Untuk yang sudah menikmati kelezatannya, kemudian mencium baunya yang menyengat pasti tidak menyesal. Tapi, bagi yang tidak menikmati pasti akan kesal setengah mati. Karenanya, pandai-pandailah menyiram dan membersihkan sisa kotoran buang air kita. Untuk bau mulutnya cukup hilangkan dengan minum vitamin B, kopi atau teh hangat. 

Rasa jengkol diklaim mirip dengan daging atau ati. Sebab, bila diolah dengan baik akan sangat empuk dan nikmat. Lalu bagaimana tips mengolahnya? Jengkol harus direndam terlebih dulu untuk mengurangi baunya dan melunakkan dagingnya. Lalu, jengkol di belah dua dan ditumbuk hingga pipih untuk kemudian diolah sesuai selera. Ada yang disemur (orang Sunda menyebutnya ati maung), ada yang dibuat balado, digulai, digoreng bahkan disate. 

Pernah dengar jengkoleun, jejeringeun atau jengkolan? Ini adalah dampak terlalu banyak konsumsi jengkol sehingga menyisakan banyak asam jengkolat (jencolid acid) yang dibuang saluran pencernaan dan masuk ke ginjal. Asam ini sulit larut dalam air dan akhirnya mengendap disana, membentuk kristal padat dan berakhir pada sulitnya buang air kecil. 

Tapi, jengkol ternyata berkhasiat mencegah diabetes dan baik untuk jantung. Penanaman jengkol juga baik untuk lingkungan dan mencegah banjir karena penyerapan airnya cukup tinggi. So, jangan takut untuk mengkonsumsi makanan ini. Dijamin enak rasanya dan seru sensasinya.

Senin, 26 September 2011

Tahu-Tahu Populer dari Bandung

Makan. Tahu adalah makanan asli Tiongkok yang terbuat dari kacang kedelai yang difermentasikan dan diambil sarinya. Bersama kecap, tauco, bakpao dan bakso, Tahu dibawa masuk ke Indonesia oleh para perantau Tionghoa. Kata Tahu berasal dari kata serapan Hokkian Tauhu. Ditemukan pertama kali 2200 tahun yang lalu oleh Liu An, cucu Kaisar Liu Bang, pendiri dinasti Han.

Nah, menurut gosip dari mulut ke mulut katanya Tahu paling enak berasal dari Bandung. Rasanya beda karena berada di dataran tinggi, sehingga kualitas air tanahnya bagus. Rasa tahu sedikit banyak ditentukan oleh kualitas air pembuatnya. Ternyata selain Sumedang dan Kediri, sedikit demi sedikit Tahu Bandung mulai menapak tingkat nasional ketenarannya. Berikut ini saya ulas beberapa Tahu yang cukup terkenal di tanah Pasundan: 

Tahu Cibuntu
Mencari tahu paling populer di Bandung ini mudah karena memang ada dimana-mana. Penjualnya selalu berjualan di komplek-komplek perumahan. Tahu ini diproduksi di Cibuntu, Bandung Kulon, yang terkenal sebagai Kampung Tahu. Kenapa? Ya karena semua penduduknya berprofesi sebagai pembuat dan penjual Tahu. Tahu yang eksis sejak puluhan tahun lalu ini berukuran 5x5cm dan berwarna kuning yang berasal dari kunyit. Harganya pun terjangkau. Enak dan murah!

Tahu Tauhid
Warnanya juga kuning dan kalau sudah digoreng mirip Tahu Sumendang. Hanya saja Tahu Tauhid padat, gurih dan renyah. Semakin mantap kalau dicocol bumbu pasangannya. Tahu terkenal dari daerah Lembang ini bisa didapat dengan harga 7000 rupiah saja. Kalau beli mentahnya, anda bisa membawa pulang 10 Tahu untuk 5000 rupiah.

Tahu Yun Yi
Gerai dan pabriknya sudah berdiri di Jl. Sudirman 231 Bandung sejak tahun 1940. Sekarang gerainya sudah ada dimana-mana, salahs atunya depan Stasiun Bandung. Yun Yi berasal dari bahasa Mandarin yang berari hoki, manfaat atau untung. Tahu Yun Yi paling banyak pilihan, ada tahu putih, tahu kuning, tahu tawar, kulit tahu, sari kedelai, tahu sutra, kerupuk tahu hingga tahu tipis. Wajar harganya sedikit lebih mahal, karena terbuat dari kedelai pilihan. Tekstur tahunya lembut dan halus serta bebas formalin sehingga tidak tahan lama.

Rabu, 17 Agustus 2011

Ketagihan Kijing Bumbu Pedas

Makan. Kijing adalah kata dalam Bahasa Jawa yang artinya sejenis kerang yang hidup di sungai. Dalam Bahasa Melayu disebut Remis, dan dalam Bahasa Sunda namnya Haremis. Kijing sangat suka mengendap di dasar sungai yang berpasir dan bersuhu dingin. Kulitnya berwarna kuning  ada juga bagian yang berwarna biru kehitaman. Kulitnya keras seperti marmer licin tapi tidak berbulu. Jik dibuka, akan terlihat bagian dalamnya yang seperti Kepah atau Kupang dalam Bahasa Jawa Timur yaitu mirip kerang tetapi putih dan gepeng melebar.

Nah, tak jauh dari rumahku ada sebuah kedai yang menjual Kijing Bumbu Pedas, Kedai Bude namanya. Ya, bude maksudnya tante dalam bahasa Jawa. Kedainya hanya 2 buah meja di satukan plus 1 bangku panjang. Dia menjual kijing hanya pada bulan puasa, menjelang berbuka. Di luar itu, hari-hari biasa dia menjual nasi kuning. Cukup laris, terutama mereka yang membawa bekal untuk sarapan di kantor.

Kembali ke laptop! Jadi, ceritanya saya ngefans sekali dengan Kijing Bumbu Pedas ini. Beberapa saat sebelum buka akhirnya saya puaskan rasa penasaran saya dengan membeli 2 plastik penuh seharga enam ribu rupiah saja.Istri saya kemudian menyajikannya di atas piring beling biru. Setelah mendengar adzan dan makan kolak, saya pun tak melewatkan waktu lagi dan langsung mengupas dan mencuil daging kijing yang empuk. Rasanya kenyal dan manis berpadu dengan bumbunya yang pedas. Enak! Dan, membuat ketagihan. Tapi istri mengingatkan untuk tidak terlalu banyak, agar tidak sakit perut. Gapapa deh, yang penting sudah terpuaskan. Sayang si bude hanya menjualnya saat bulan puasa.

Selasa, 09 Agustus 2011

Balada Bakmi Jawa; Kisah Kocak Salah Dengar

Makan. Sudah 3 hari saya, Achmad Annama (Anam) dikunjungi istri, Merry Samsuri (Merry) di Balikpapan. Ia datang Jumat sore, 5 Agustus 2011. Dan rencananya hari ini, Senin, 8 Agustus 2011 sepulang kantor pukul 16.00 WITA kami akan ngabuburit di E-Walk Balikpapan Super Block (BSB). Agendanya, nonton Harry Potter (Harpot) dan buka puasa bersama (Bukber). Untuk memastikan, saya telpon Merry, memintanya untuk membelikan tiket Harpot di XXI untuk jam tayang 16.15 WITA sekaligus mengecek kebenaran promo diskon setengah harga salah satu bank kalau bersantap di Takigawa.

Jam 4 teng saya langsung menyusul istri ke E-Walk, hanya 5 menit dari kantorku di blok F22 BSB. Setelah bertemu, dia lapor kalau tiket Harpotsudah didapat  tapi tidak berhasil menemukan restorannya. Saya bingung karena saat itu kita berdua sedang berdiri tak jauh dari Takigawa. Tak ayal saya langsung menunjuk resto ala Jepang tersebut. Spontan, istri pun menjawab "Astaghfirullaahal Adhiem! Aa... Aku dengarnya tadi Bakmi Jawa bukan Takigawa. Makanya setengah mati muter-muter disini tapi nggak ketemu". Setelah hening sejenak, tawa kami berdua pun pecah. Ha7x... Ada-ada saja, pantas saja pembicaraan di ponsel sering menjadi pemicu miskomunikasi.

Singkat cerita kami nonton Harpot, yaa begitulah ceritanya! Lalu kami bukber di Takigawa, pesan beberapa menu, seperti: sushi. soba dan steam rice. Yang menarik di sini adalah kita mendapat Ta'jil (kudapan untuk berbuka) cuma-cuma. Tapi, bukan hanya gratis, melainkan benar-benar enak. Menunya Pisang Coklat Keju dan Es Jelly-Buah. Pisangnya matang pas, manis dan legit, ditambah lezatnya coklat dan gurihnya keju. Sedangkan Esnya benar-benar Bhinneka Tunggal Ika, ada jelly, kolang kaling, agar, alpokat, cendol. Acara berbuka sambil menunggu hidangan utama ini semakin meriah karena sebentar-sebentar kami tertawa mengingat cerita "Bakmi Jawa" 2 jam sebelumnya.

Senin, 08 Agustus 2011

Lapar Mata saat Berbuka Puasa di Resto Mr. Koki

Makan. Lapar Mata? Iya, itu adalah sebuah kondisi dimana mata memiliki hasrat makan lebih besar daripada perut. Mata mengirimkan sinyal lapar ke otak terhadap semua makanan, baik gambar, dami maupun menu tersaji dan tidak mengindahkan sinyal keterbatasan kapasitas perut. Situasi lapar mata ini biasanya terjadi menjelang berbuka puasa atau setelah beberapa lama kita tidak makan/ minum. Dan, hal ini pun terjadi pada kami; saya Achmad Annama (Anam) dan istri saya Merry Samsuri (Merry).

Ceritanya, saat itu Minggu, 6 Agustus 2011 kami baru saja pulang menjelajah 3 tempat eksotik di Balikpapan (Kawasan Wisata Pendidikan; Rumah Beruang Madu, Bukit Bangkirai dan Penangkaran Buaya-Tritip). Setelah ngabuburit yang cukup melelahkan itu, kami putuskan untuk berbuka puasa di Resto Mr. Koki yang terletak di Jl. Jend. Sudirman, Balikpapan Selatan. Letaknya di pinggir jalan tidak jauh dari Hotel Le Grandeur. Setelah duduk, kami diberikan menu yang ukurannya sangat besar dengan gambar-gambar yang membuat air liur menetes. Saya dan istri silih berganti menyebutkan menu-menu yang diinginkan. Tanpa terasa, beberapa menu sudah terpilih; Kepiting Saos Padang, Fu Yung Hai dan Kangkung Cah Udang untuk santapan makan malam. Sedangkan Es Kelapa Muda, Es Jeruk dan Pisang Goreng (pisgor) Tse Zuan untuk berbuka puasa.

Kami masih belum menyadari lapar mata ini hingga semua makanan terhidang. Mata kami terbelalak! Subhaanallah, banyak sekali makanan yang terhidang. Orang-orang di meja lain bahkan sempat beberapa kali melirik ke meja kami. Mengetahui itu, muka kami pun memerah dan saling berpandangan, bertanya dalam hati "Sanggupkah kita menghabiskan semuanya?". Lalu kami pun tersenyum. Adzan Maghrib di belahan tengah bumi Nusantara pun berkumandang dan kami mulai dengan menyantap menu berbuka puasa. Saya teguk es jeruk hingga setengah gelas dan menikmati beberapa potong pisgor-nya. Istri menikmati es kelapa muda langsung dari batoknya sambil sesekali mengerok dagingnya yang masih muda dan lembut. Kami pun sepakat untuk meminggirkan pisgor untuk kemudian dibungkus.

Berikutnya kami menikmati santapan utama. Pertama, bagian demi bagian tubuh kepiting kami sikat ditemani suapan-suapan nasi. Nikmat, dagingnya manis dan gurih. Diselingi pula dengan tumis kangkung yang sedap dengan beberapa ekor udang yang menggiurkan. Sesekali kami juga mencuil fu yung hai. Meskipun memakan waktu sedikit lebih lama, akhirnya porsi kepiting dan kangkung tandas juga. Alhamdulillah! Lengkap sudah perjalanan hari ini. Sayang, fu yung hai yang juga enak itu harus kami bungkus. Beserta pisgor, keduanya akan kembali menemani kami saat sahur.

Secara keseluruhan, resto Mr. Koki dengan chef-chef Muslim Tionghoa ini selalu menyajikan makanan-makanan berkualitas yang kaya rempah, porsi besar, rasa terjamin namun dengan harga yang cukup terjangkau. Saya tak pernah bosan untuk berkunjung dan bersantap di sini, minimal tiap bulan. Apalagi Pisgor Tse Zuannya yang gurih dengan balutan karamel dan taburan wijen di atasnya. Nikmat! Jadi, kalau kamu mampir ke Balikpapan, jangan lupa untuk makan di sini ya. Tapi, jangan lapar mata! He7x...

Senin, 01 Agustus 2011

Rujak Cingur Arema, Ujung Jalan Pupuk Raya

Makan. Sabtu 30 Juli 2011 kemarin, sebelum berenang saya, Achmad Annama (Anam) menyempatkan diri dulu untuk mengisi perut yang keroncongan dari pagi. Tujuannya satu, rutin tiap akhir minggu: Rujak Cingur Arema! Kenapa dinamai Arema? Karena pemilik kedainya Aremania, poster Arema dan para pemainnya dimana-mana. Letaknya di pertigaan antara Jl. Pupuk Raya dan Jl. Masjid Ar-Raudah, Balikpapan Selatan. Kira-kira 10 menit berjalan kaki santai dari kos saya di Jl. Pupuk Barat Raya VI. Selain Rujak Cingur, dijual juga nasi campur, aneka jus dan aneka es yang menyegarkan.

Awalnya si mbok penjual meracik bumbu di atas ulekannya. Petis, kacang tanah, gula merah, cabai, bawang dan rempah-rempah lainnya. Sedikit diencerkan dengan air. Warnanya hitam kecoklatan, wanginya menggugat selera makan. Setelah bumbu siap, si mbok menyiapkan piring dan mulai memotong berbagai buah-buahan; bengkoang, nanas, kedondong dan mentimun. Lalu berturut-turut aneka sayuran; kecambah, kangkung, kacang panjang dan bendoyo. Baru terakhir potongan-potongan lontong, tempe, tahu dan tak ketinggalan tentulah si cingur (mulut sapi). Kemudian bumbu hitam tadi disiram diatasnya dan terakhir ditaburdengan kerupuk. Benar-benar kombinasi sehat.

Rasa gurih, manis, asam, pedas, kenyal dan rasa lainnya menyatu dalam sepiring Rujak Cingur yang saya habiskan hingga tandas hanya dalam waktu 5 menit. Sedapnya yang khas Indonesia masih terus terasa di bibir. Enaknya setara bahkan mungkin lebih dari rujak cingur yang dijual di pinggiran Dewi Sartika, Jakarta. Ditambah es teh manis, cukup kita ganjar dengan uang Rp. 15.000,-. Perut kenyang, hati senang. Cobain deh Rujak Cingur, Makan bersama pacar, istri/ suami sambil bercengkerama pasti lebih pas!
 
 

Minggu, 31 Juli 2011

Chocodot; Coklat Made In Garut

Makan. Beberapa hari lalu saya, Achmad Annama (Anam) dipanggil si Akang Bos ke ruangannya. "Nam, sini kamu...". Wadoooh, deg-degan neh, ada apa ya? "Nih, buat kamu. Oleh-oleh!". Hah, syukurlah! Lega! Maaf ya Allah, dah suudzon aja. Alhamdulillah justru dapat rezeki, Coklat unik isi dodol dengan merk Chocodot. "Nuhun, Kang BR". Saya sudah lama mendengar tentang coklat ini, tapi baru kali ini melihat langsung dan berkesempatan mencicipinya. Ngiler ya? He7x... Ayo kita ulas sedikit!

Chocodot adalah salah satu produk oleh-oleh yang diproduksi Tama Chocolate yang didirikan anak muda Garut bernama Kiki Gumelar. Yang membanggakan, produk yang terbilang baru ini sudah mampu menembus pasar Eropa. Bahkan mendapat Penghargaa Produk Niche dalam Pameran Makanan Internasional Tutto Food di Milan, Italia. Produk Niche adalah produk makanan yang melestarikan tradisi lokal namun dikemas dengan sentuhan khas dan inovasi sehingga dapat diterima pasar dan mampu menyangga dan mendorong ekonomi masyarakat setempat.

Rasanya sangat variatif. Kebetulan oleh-oleh yang saya dapat rasa dodol keju. Unik memang! Ketika digigit, rasa coklatnya yang pahit-manis bercampur dengan kenyal dan gurihnya dodol. Tersedia juga rasa buah-buahan dan rempah lokal lainnya. So, kalau kamu main ke Garut, bawa pulang deh produk yang pernah mendapatkan anugrah UKM Award 2010 ini. Makan bersama keluarga, pasti lebih ceria! Keterangan lebih lanjut klik Chocodot. Kabar gembira: Tama Chocolate, produsen Chocodot juga sudah mulai membuka gerainya di beberapa mal di Jakarta. Dan kini ada varian lain bernama Brodol, atau Brownies isi dodol.
 

Senin, 25 Juli 2011

Iga Bakar Pedas & Mie Ramen, Podomoro City

Makan. Selesai training ISO 14001 di ruko-rukonya, saya Achmad Annama (Anam) bersama istri Merry Samsuri mampir ke Mal Podomoro City untuk sekedar jalan-jalan menghilangkan penat sekaligus makan malam. Sasaran kami kali ini adalah Urban Kitchen. Setelah berputar-putar dan tidak banyak pilihan, keputusan pun diambil. Istri ingin mencoba Mie Ramen, sedangkan saya ingin mencicipi Iga Bakar Penyet Pedas. Karena dari namanya saja sudah menggiurkan!

Istri memesan Mie Ramen di kedai Shin Men Japanese Resto, sedangkan saya memesan Iga di kedai sebelahnya. Istri memilih Ocha Dingin sebagai pelepas dahaganya, sedangkan saya (seperti iklan televisi) apapun makanannya, minumnya Teh Botol Less Sugar. Saat pesanan datang, presentasi keduany benar-benar bikin liur menetes, demonstrasi para cacing di perut pun semakin massif. Tak sabar lagi, kami berdua pun bersantap.

Menurut istri, Mie Ramennya enak, enak banget! Kuahnya sebenar-benar kaldu, semua bumbu seakan meresap ke dalam mie, sehingga rasanya pas di lidah. Sedangkan Iganya empuk dan sambal pedasnya luar biasa! Selama makan, tak henti-henti saya menghapus keringat yang mengucur di dahi. Badanpun terasa hangat karenanya. Kedua makanan ini recommended lah, meskipun harganya lumayan mahal untuk kantong kami. Mungkin faktor harga sewa ya? Ha7x... Ayo deh cobain makan disini.

Sabtu, 23 Juli 2011

Gulai Daging Sapi, Cilandak

Makan. Ceritanya saya, Achmad Annama (Anam) dinas di kantor pusat AEL Mining Services di Talavera, Cilandak, Jumat, 22 Juli 2011 kemarin. Sehabis shalat Jumat, bersama pak Ady dan pak Acep, saya mampir ke rumah di seberang masjid yang ternyata juga berfungsi sebagai tempat makan. Mereka menjual Gulai dan Bakso. Saya sendiri memesan seporsi Gulai Sapi. Sambil menunggu hidangan datang, saya menikmati 2 bongkah gorengan kenyal mirip bakwan, he7x...

Tak lama, pesanan pun datang. Kuahnya yang berwarna kuning kecoklatan cukup kental. Dagingnya pun empuk dan gurih. Nikmat sekali! Dinikmati bersama nasi hangat yang langsung diambil dari bakulnya. Dengan lahap, secuil demi secuil daging sapi itu berpindah ke dalam perut. Keringat segar pun bercucuran di dahi. Setelah selesai saya membayar Rp. 18.000,- untuk semangkok Gulai Sapi, nasi sekenyangnya, 2 bongkah bakwan dan segelas es teh manis. Sepadan! Yuks, makan Gulai Sapi di Cilandak.

Selasa, 05 Juli 2011

Kupas Tuntas Tentang Pasta

Pasta adalah bahasa Italia untuk adonan. Pasta adalah bahan makanan Italia unggulan yang terdiri dari 2 macam, segar dan kering. Pasta segar dinamakan Pasta All'uovo dan pasta kering disebut Pasta Secca. Yang umum dipakai adalah pasta kering karena mudah diperoleh. Pasta yang berkualitas terbuat dari gandum terbaik yang kaya serat bernama gandum durum atau Semolina. Pasta Semolina tidak mudah lembek ketika direbus dan memberi warna keemasan pada pasta.


Pasta memiliki sejarah panjang. Pertama kali diperkenalkan Marcopolo pada abad ke-13 sekembalinya dari Tiongkok. Ada lebih dari 600 variasi pasta dan tiap bentuknya memberikan rasa yang berbeda sehingga jenis saus yang dipakai pun tergantung bentuk pastanya.


Pasta mungil beraneka bentuk biasanya dipakai untuk isi sup. Pasta solid berjenis spaghetti berbentuk mirip lidi. Pasta jenis makaroni atau berbentuk tabung, yang terkenal penne dengan ujung tajam dan rigatoni dengan tekstur kasar. Ada pula pasta yang bisa diisi seperti lasagna yang lebar dan panjang atau cannelloni yang berbentuk tabung besar. Jenis lainnya adalah semacam pangsit isi bernama ravioli dan pangsit mini bernama tortellini.


Jika membeli pasta dalam jumlah banyak, simpan pasta kering dalam toples di tempat kering dan sejuk. Cantumkan tanggal kadaluarsanya. Pasta kering harus direbus dalam air mendidih yang diberi garam hingga matang tapi tidak terlalu lunak atau al dente. Campur juga sedikit minyak goreng agar tidak lengket satu sama lain. Tips-tips ini selain dari internet juga saya pelajari dari istri yang sering memasakkan spaghetti atau penne untuk saya.

Senin, 04 Juli 2011

Sejarah Asal Mula Pizza

Makan. Awalnya pizza adalah makanan rakyat miskin di Napoli, Italia Selatan. Namun kini, termasuk di Indonesia, Pizza menjadi makanan yang sangat populer. Rasanya yang ringan, komplet gizi dan cukup mengenyangkan menjadi alasan utama orang menyukai Pizza. Pizza berasal dari kata kuno Italia yang artinya "dicubit". Karena memang seperti itulah cara makannya.

Pizza mulai naik pamor berkat seorang pembuat roti, Raffaele Esposito. Pada tahun 1889, Raffa sengaja membuat pizza dengan cita rasa baru untuk menyambut kunjungan raja Umberto dan ratu Margherita. Kulit Pizza yang renyah diberi topping yang mengacu pada tiga warna bendera Italia, yaitu merah (tomat), putih (keju mozzarella) dan hijau (daun basil). Tak disangka, ratu Margheritta sangat menyukainya sehingga Raffa mengambil nama ratu untuk Pizza buatannya. Sejak saat itu, Pizza Margheritta menjadi terkenal!

Pizza sendiri dikelompokkan menjadi 2 macam varian, Pizza dari Italia Utara yang mengutamakan variasi isi Pizza dan Pizza dari Italia Selatan yang lebih mengedepankan cita rasa bumbunya. Pizza Italia yang tipis dan renyah berbeda dengan Pizza Amerika yang tebal dan mirip roti. Rahasia kelezatan Pizza ada pada 4 hal: kerenyahan kulitnya, kesedapan saosnya, kelembutan kejunya dan kenikmatan kombinasi topping-nya.

Di Indonesia, pizza dapat dibeli dimana saja, baik restoran, delivery order maupun stan pinggir jalan. Mulai yang tipis ala Italia, seperti Izzi Pizza, yang tebal gaya Amerika, seperti Pizza Hut ataupun yang ala jalanan Indonesia, seperti Pizza Rakyat. Semuanya enak! Manapun yang anda pilih, nikmati Pizza dengan sepenuh hati dan rasakan sensasinya.

Selasa, 14 Juni 2011

Bakso Tulang Sengatta

Makan. Bakso Tulang? Pertama tahu dari status facebook teman langsung kaget ya... Memangnya ada bakso terbuat dari tulang? Ha7x... Sabar, sabar! Bakso tulang maksudnya adalah bakso biasa, yang terdiri dari beberapa buah bakso, mie dan bihun plus suguhan tulang yang masih menyisakan segelintir daging, tulang rawan, sumsum dan sisa-sisa lainnya. Itulah teman makan baksonya, tulang! Padahal sih, gak murni tulang.

Saya, Achmad Annama (Anam) menikmati bakso tulang ini saat berkunjung ke Sengatta, Kutai Timur (6 jam melalui darat, 1 jam melalui udara) pertengahan Juni 2011 lalu. Tepatnya di Jl. Yos Sudarso, tidak jauh dari pertigaan lampu merah. Dengan uang sebesar Rp. 12.000,- anda sudah mendapatkan semangkok besar bakso tulang gurih dan nikmat. Baksonya besar-besar, terbuat dari daging asli. Begitu juga tulangnya yang masih menyisakan banyak daging yang gurih dan empuk. Apalagi kalau anda memesan es campur atau es kelapa sebagai penutupnya. Yummy!

Saya baru menikmati lagi bakso tulang di MT Haryono, kota Balikpapan (kedua kota itu berada di Kalimantan Timur) dan rasanya tidak seenak yang di Sengatta. Kalau teman-teman ada informasi lokasi bakso tulang lainnya, terutama di Jakarta, monggo di-share ya, supaya juga bisa dicicipi. Tinggal sms, email atau komen di bawah ini. So, Met Makan! Nikmati lezatnya bakso tulang dimanapun, kapanpun, bersama siapapun...


 
 

Minggu, 20 Februari 2011

Nikmatnya Sayur Umbut, Bengalon-Kutai Timur

Makan. Pertengahan Februari 2011 lalu, saya Achmad Annama (Anam) harus berangkat mengunjungi rekan-rekan AEL di site Bengalon, Kutai Timur dalam rangka dinas. Jaraknya kurang lebih 75 menit dari Sengatta. Sebelum tiba, rekan-rekan mengirim email untuk memberitahu bahwa kebetulan saat itu memang sedang musim Umbut. Tidak tahu umbut? Kasihan deh! He7x... Umbut adalah tunas atau serabut pucuk jenis pepohonan palma, seperti Kelapa, Sawit atau Rotan. Biasanya mereka tumbuh alami di hutan. Setelah selesai bekerja, rekan-rekan menyempatkan diri masuk hutan. Selain memanen umbut, mereka juga mengambil buah-buahan bahkan terkadang memancing.

Setelah mendapatkan umbut, dibersihkan, dipotong-potong untuk kemudian dimasak di dalam santan yang telah diberi aneka rempah-rempah, seperti: bawang merah, bawang putih, kunyit, laos, serai, daun salam dan ketumbar. Biasanya umbut dimasak dengan buah labu dan atau iga sapi. Tapi, yang dimasakkan sahabat saya, Maulana spesial untuk saya ini murni umbut tanpa tambahan apapun. Sayur ini sangat harum menggoda selera. Sangat nikmat menyantapnya bersama nasi panas dan sambal mangga atau sambal tunas pisang. Masakan khas Dayak Ngaju ini sudah sangat jarang kita temui di masyarakat Kalimantan, apalagi di restoran. Jadi, saya sangat beruntung dapat merasakan kelembutan, kegurihan dan kenikmatan umbut. Ayo makan!

Senin, 31 Januari 2011

Tempat-Tempat yang Buruk untuk Makan

Makan. Kawan-kawan pasti pernah merasakan lapar ya? Apalagi kalau saat itu sudah lebih dari 6 jam dari saat kita makan terakhir kali. Saat lapar, biasanya kita sudah tak peduli lagi dimana tempatnya, yang penting ada makanan yang masuk ke perut. Tapi ternyata ada beberapa tempat makan yang berdampak buruk bagi kesehatan, khususnya berat badan. Berikut tempat-tempat tersebut dikutip dari Fitsugar:
Dapur
Di dapur anda akan terpaksa makan sambil berdiri di depan kulkas atau lemari makanan yang terbuka, sehingga makanan yang ada ambil tidak ditakar lagi. Apalagi banyak pilihan makanan ada di depan mata, sehingga sulit membatasi jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh. Belum lagi aroma masakah, bumbu dapur dan rempah akan semakin meningkatkan selera kita.

Di Depan Televisi
Iklan sudah seperti panduan bagi para penggila televisi. Bayangkan apa yang terjadi kalau anda makan sambil ditemani iklan sosis, pizza, ayam krispi atau es krim? Apa yang terjadi? Dipastikan anda semakin lapar dan tergoda untuk makan sebanyak-banyaknya. Selain itu, karena fokus kita pada mata untuk menyaksikan televisi, maka kita tak sadar apa yang sedang kita kunyah dan sudah masuk ke dalam perut.
Mobil
Jangan makan saat menyetir. Selain mengurangi konsentrasi, cara makan anda pun tidak sehat, berantakan dana terburu-buru. Makanan yang dikunyah pun biasanya junkfood cepat saji. Kalaupun bukan anda yang menyetir, tetap ide buruk untuk makan di mobil. Bila anda benar-benar lapar, berhentilah dan cari tempat makan yang layak. Kalau terpaksa, pilih makanan sehat yang simpel, seperti jus, buah atau roti.

Kamar
Ini biasanya dilakukan saat anda sedang sakit, sedih atau malas. Bisa juga sekedar sok romantis, he7x... Minta pasangan membawakan sarapan ke tempat tidur. Ini tidak bagus! Karena akan membuat area istirahat menjadi tidak higienis. Bayangkan apa yang terjadi bila rermah dan sisa makanan menarik perhatian semut, lalat atau bahkan tikus? Enggak banget khan?
Meja Kerja
Ini kebiasaan yang sangat susah dihentikan. Apalagi untuk anda yang workaholic dan melewatkan jam makan, sehingga meminta office boy membelikan camilan atau makanan dalam bungkusan. Selain meja kerja akan berantakan dan tidak higienis, kita takkan menyadari apa yang telah kita santap. Luangkan waktu untuk benar-benar makan di tempat terpisah dari tumpukan dokumen pekerjaan. Pastikan juga tidak menyimpan kudapan dalam laci-laci kantor yang dapat mengundang semut.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...