Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label sulawesi selatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sulawesi selatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Oktober 2011

Kapurung, Kuliner Sensasional Khas Luwu

Makan. Apa sih Kapurung itu? Kapurung  adalah kuliner khas tradisional di Sulawesi Selatan, khususnya masyarakat daerah Luwu (Palopo, Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur) yang terbuat dari sari atau tepung sagu. Di warung dan kedai di sana disebut juga Pugalu. Sedangkan di Maluku atau Papua dikenal juga dengan nama Papeda. Kapurung dimasak dengan campuran ikan atau daging ayam dan aneka sayuran seperti kangkung, daun labu, daun katuk, terong atau kacang panjang yang dipotong kecil-kecil.


Membuat Kapurung membutuhkan kesabaran. Tahap awal, masukkan semua sayuran dan ayam yang sudah disuwir ke dalam air mendidih hingga matang. Kemudian cairkan dua gelas tepung sagu aren dan taruh di mangkuk besar. Didihkan air panas dan masukkan ke cairan sagu tadi. Saat  tepungnya menyatu aduk seperti mengaduk dodol. Siapkan mangkuk besar, isi air dingin 1/4 mangkuk saja. Bulatkan adonan sagu pakai sumpit atau sendok dan masukkan ke baskom berisi air dingin tadi. Kalau sayur dan ayam sudah matang, matikan api. Tunggu adonan sagu selesai dibulat-bulat. Kalau sudah, masukan bumbu halus ke dalam panci sayur tadi, aduk rata, masukan juga air jeruk limau lebih banyak lebih wangi. Setelah sayur dan ayam matang, matikan api, aduk rata. Setelah sayuran siap, masukkan ke dalam baskom berisi adonan sagu tadi dan aduk rata.

Sabtu, 10 September 2011

Gelar Doktor Honoris Causa untuk JK

Pertama-tama, ijinkan saya Achmad Annama (Anam), Sekjen Kelompok Intelektual Muda (KIM) Partai Golkar periode 2005-2010 mengucapkan selamat kepada bapak bangsa, wakil presiden RI masa jabatan 2004-2009, Ketua Umum DPP Partai Gokar periode 2005-2010 dan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) atas gelar Doktor Honoris Causa (HC) bidang ekonomi politik yang diraihnya. Gelar ini diberikan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. DR. Idrus Paturusi di Baruga Andi Pangerang Pettarani, Makassar, Sabtu malam 10 September 2011. Penganugerahan ini disaksikan para pejabat, tokoh-tokoh nasional asal Sulawesi Selatan dan ribuan sivitas akademika.

Lalu, kenapa putra kebanggan Sulawesi Selatan ini dinilai layak mendapatkan gelar ini? Nah, dasar utamanya adalah karena JK telah berperan penting dan berkontribusi besar dalam pembangunan bangsa ini, baik sebagai pengusaha, saat menjabat di pemerintahan maupun saat ini. Ini juga diperkuat dengan orasi ilmiah Alumni Unhas dengan nomor induk 501 ini dan konsepnya yang dikenal dengan Kallanomics. Apa itu? Kallanomics adalah konsep pemulihan ekonomi nasiona menggunakan skala prioritas namun bertumpu pada realitas ekonomi, akuntabilitas dan transparansi yang dilaksanakannya selama menjadi wakil presiden.

Gelar Doktor (HC) yang dikeluarkan Unhas kepada JK ini merupakan gelar kedelapan. Gelar akademik serupa dengan bidang yang berbeda-beda telah diberikan kepada Presiden RI pertama, Ir. Soekarno, Mantan Wakil Perdana Menteri (PM) RI, Chaerul Saleh, Mantan Wakil Presiden RI pertama, Muhammad Hatta, Mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela, Presiden RI ketiga, Baharuddin Jusuf (BJ) Habibie, PM Malaysia, Tun Abdul Razak dan terakhir Mantan Ketua Mahkamah Agung (MA), Harifin Tumpa. Dalam kesempatan itu juga diberikan Hasanuddin Award bidang Kerjasama kepada 2 guru besar Universitas Kyoto, Jepang yaitu: Prof. Tanaka Koji dan Prof. Ososawa.

Sekali lagi selamat kepada JK. Terus berkarya, demi bangsa dan negara. Agar dapat menjadi teladan bagi kami generasi muda untuk mengikuti jejak langkah muliamu.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...