Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label india. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label india. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Oktober 2011

Asal Mula Semur di Indonesia

Makan. Semur, masakan berkuah warna cokelat, banyak menyimpan kisah pernikahan antarbudaya. Tercatat ada lima budaya yang ikut meramu makanan dengan sumber bahan protein hewani ini, diantaranya budaya Eropa, Timur Tengah, India, Tiongkok dan Indonesia. Nama semur sendiri diberikan orang Belanda, dari kata stomerijj atau steamer (kukusan). Kala itu mayoritas orang Belanda memiliki pekerja orang Indonesia. Mereka berteriak memasak dalam stomerijj, tapi terdengar smoor lalu menjadi semur. 


Namun cara memasaknya murni dari Indonesia. Indonesia sudah mengenal tradisi mengolah daging dan ikan sejak masa berburu dan meramu pada abad 9 Masehi. Bukti tersebut tersurat dalam relief di Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Lalu masuk tradisi dari bangsa pendatang India dan Timur Tengah melalui rempah-rempahnya. Terakhir, bentuk masakan dan cita rasa kecap dipengaruhi unsur Tionghoa peranakan. Meski begitu, perlu diingat kecap yang dipakai adalah kecap manis asli Indonesia. Karena Tiongkok hanya mengenal kecap asin. Jadi warna yang hitam manis dan rasa hangat rempah menunjukkan masakan ini asli Indonesia. 


Lalu, sebenarnya masakan seperti apa yang layak disebut semur? Semur masuk dalam jenis masakan yang dimasak lama (slow cooking). Memasaknya butuh api kecil dalam waktu lama dengan isi protein hewani, ikan atau daging. Ciri khasnya adalah bumbu rempah berupa cengkeh atau pala dan kecap manis. Enak!

Minggu, 30 Oktober 2011

Mengenal Festival Deepawali atau Diwali

Main. Tahukah anda tentang Festival Deepawali atau Diwali? Festival yang kerap disebut Festival Cahaya ini merupakan festival terbesar di India. Tidak hanya di India, tapi juga dirayakan oleh orang India di seluruh dunia selama 4 hari berturut-turut antara Oktober dan Nopember. Baik orang India itu menganut agama Hindu maupun agama lain, seperti Sikh, Jain, Budha, Kristen maupun Islam. Kenapa disebut Festival Cahaya? Karena arti sebenarnya adalah deretan cahaya lampu sebagai perlambang kebaikan yang menang atas kejahatan. Perayaan ini biasanya diselenggarakan selama empat hari berturut-turut oleh seluruh masyarakat antara bulan Oktober dan November.


Nuansa festival ini berpusat di tengah panggung dengan seorang pemimpin acara. Rumah dan toko dihiasi dengan lampion warna warni berpola. Jalan-jalan dipenuhi orang berkerumun yang memakai baju mewah dengan segala macam hadiah untuk keluarga, teman dan rekan bisnis. Hadiah yang paling populer dan ditunggu-tunggu dalam acara ini adalah pembagian mithai (permen khas India), dengan hiasan buah-buahan kering dan kacang-kacangan. Toko diisi dengan mithai khusus yang disiapkan untuk festival ini. Salah satu yang menjadi favorit adalah pista (kacang tanah pistachio) dan Kaaju (cashewnut).


Mungkin perayaan Festival ini tidak terlalu marak di Indonesia. Tapi di Singapura dan Malaysia, warga keturunan India merayakannya dengan meriah. Saya menyaksikan sendiri tahun lalu saat berbulan madu ke Singapura. Semua orang India merayakannya, bahkan Little India sangat marak dengan lampu dan dekorasi aneka warna. Sementara di beberapa titik komunitas diadakan festival, perlombaan dan bazaar. Kepada sahabat-sahabatku keturunan India, selamat merayakan Festival Deepawali atau Diwali ya...

Jumat, 21 Oktober 2011

Pesona Istana Maimun yang Tak Pernah Pudar

Main. Jika anda sedang berkunjung ke Medan, sempatkan untuk mampir ke ​Istana Maimun yang terletak di Jalan mahmud Al-Rasyid No.66, Kelurahan Sukaraja, kecamatan Medan Maimun, Sumatera Utara. Ikon wisata masyhur kota Medan ini meskipun sudah berumur tua tapi pesonanya tak pernah pudar karena memiliki desain interior yang unik dengan memadukan unsur-unsur warisan 5 jenis kebudayaan besar yaitu Melayu, Islam, Spanyol, India dan Italia. Istana ini didesain arsitek Italia dan dibangun Sultan Deli, Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah pada 1888. Luasnya mencapai 2.772 m2 dan terdiri dari 30 ruangan yang berisi beberapa peninggalan Kesultanan Deli, diantaranya, singgasana sultan, sepasang kursi kebesaran sultan hingga baju kebesaran sultan.


Saat ini bangunan istana sudah berusia 100 tahun dan belum banyak direnovasi. Hal ini terlihat dari bentuk dan desain yang tidak mengalami perubahan sama sekali kecuali pengecatan dinding bangunan. Perawatan istana ini sepenuhnya adalah tanggung jawab keluarga kesultanan dengan sedikit subsidi dari pemerintah. Meskipun istana ini milik pribadi, namun istana terbuka bagi masyarakat umum. Semua kalangan diperbolehkan masuk ke istana ini dengan membeli tiket masuk yang cukup murah, 8 ribu rupiah mulai pukul 08.00-17.00 WIB. Tidak hanya itu, di dalam ruangan juga terdapat beberapa pakaian yang dapat disewa penunjung dengan tarif 20 ribu rupiah. Pengunjung istana tidak hanya berasal dari Kota Medan, tapi juga dari luar kota bahkan luar negeri. Mereka berasal dari berbagai kalangan seperti mahasiswa, pelajar, anak-anak, orangtua hingga peneliti.

Sabtu, 08 Oktober 2011

Menerka Kepribadian Seseorang dari Jari-Jari Kaki


Main. Saya, Achmad Annama (Anam) mengutip artikel ini dari laman Daily Mail dan menyajikannya kepada para pembaca blog saya agar dapat menjadi referensi unik. Jane Sheehan, seorang refleksiolog dan penulis buku tentang refleksi mengungkapkan bahwa jari kaki seseorang dapat menunjukkan kepribadiannya. Dan, praktek membaca jari kaki ini ternyata telah dilakukan selama ribuan tahun baik di China/ Tiongkok maupun India. Wah... Ternyata bukan mata saja ya yang menjadi jendela jiwa, tapi kaki juga. Silakan simak di bawah ini:
Ibu Jari/ Jempol
Jika jempol kaki lebih panjang dari jari kaki yang lain, Anda adalah seorang pemikir, pintar dan kreatif. Anda memiliki solusi cerdik untuk mengatasi masalah dan penuh dengan ide baru. Anda tidak pernah bingung mencari jawaban dan dapat melihat sesuatu dari sudut yang berbeda. Sisi negatifnya, Anda mungkin memiliki masalah untuk fokus pada satu hal. Sebaliknya, jika jempol kaki kecil, menunjukkan bahwa Anda seorang multitasker dan sangat andal memanfaatkan pesona diri untuk membujuk orang lain agar setuju dengan ide Anda. 

Jari Telunjuk
Semakin panjang telunjuk kaki, maka makin tinggi kualitas kepemimpinan yang Anda miliki. Anda merupakan pribadi yang dinamis dan penuh akal. Tapi, keinginan Anda untuk mendapatkan sesuatu kadang menjadi obsesi dan terkesan otoriter. Di masyarakat India, para ibu calon pengantin pria seringkali memerhatikan jari telunjuk kaki calon menantu perempuannya. Jika telunjuk kakinya sangat panjang, mereka biasanya takkan menyetujui pernikahan. Si perempuan dianggap akan suka memerintah suaminya. Jika telunjuk kaki Anda agak pendek, tandanya Anda pribadi yang sangat menikmati proses. Anda menghargai harmoni dalam segala hal, dan tak akan mencari jalan cepat demi mencapai tujuan.
Jari tengah 
Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, jari tengah kaki mengasosiasikan energi dan keinginan. Jika jari tengah panjang, berarti Anda orang yang penuh energi dan ide,  terutama dalam pekerjaan. Semakin panjang jari tengah kaki, maka makin besar dorongan untuk berhasil dalam karir. Anda cenderung perfeksionis dan bisa mencapai banyak hal dengan tekad dan energi yang sangat besar. Kekurangannya, Anda cenderung mendahulukan pekerjaan dan suka melupakan kesenangan termasuk cinta dan keluarga.

Jari manis Jari manis kaki yang panjang dan lurus, menunjukkan kalau Anda pribadi yang sangat mengutamakan keluarga. Ketidakbahagiaan dalam hubungan asmara bisa dilihat jika bentuk jari
manis tidak terlalu lurus. Anda merupakan pendengar dan pengasuh yang baik serta sulit untuk tak memikirkan masalah orang lain. Menurut kepercayaan masyarakan Tionghoa, jari tengah yang panjang menandakan Anda orang yang lembut.
Jari kelingking Kekanakan merupakan karakteristik dari orang-orang dengan jari kelingking yang kecil. Anda juga tipe orang yang suka menghindar
i tanggung jawab, mudah bosan dan selalu ingin mencari hiburan. Anda juga tipe pribadi yang menyenangkan untuk diajak bergaul sehingga memiliki banyak teman. Jika Anda dapat menggerakkan jari kelingking menjauh dari ujung jari manis kaki, Anda adalah seorang impulsif, petualang, menawan, dan sangat menggoda.


Minggu, 18 September 2011

Pondasi Rapuh, Taj Mahal Terancam Runtuh

Main. Sudah pernah ke Taj Mahal di India? Jika belum sebaiknya segera anda rencanakan perjalanan kesana. Benar atau tidaknya kabar ini, tapi laporan media di India menyebutkan bahwa bangunan Monumen Cinta yang dibangun pada abad ke-17 itu sudah mengalami kerapuhan disana-sini. Disebutkan, dasar dari monumen yang dibangun Kaisar Mughal Shahjahan untuk mengenang Mumtaz istri ketiganya antara 1632 dan 1653 itu telah rusak dan kayu yang digunakan dalam sumur juga mulai membusuk.


Para sejarawan dan ahli lingkungan berpendapat jika pondasi monumen tidak segera diperkuat dan semua kerusakan di monumen tidak segera diatasi, maka Taj Mahal yang merupakan monumen megah, mungkin runtuh dalam waktu dua sampai lima tahun mendatang. Masyarakat meminta kepada pemerintah dan para ahli untuk melakukan penyelidikan dan meyakinkan orang bahwa warisan dunia itu baik-baik saja. Karena berita ini telah memicu keributan. Taj Mahal merupakan salah satu keajaiban arsitektur terbesar di dunia, bukan hanya milik India saja, melainkan harta berharga dari peradaban manusia.


Rakyat India mendesak pemerintah untuk mengambil langkah memulai pekerjaan perbaikan Taj Mahal. Mereka juga mendesak UNESCO dan badan-badan dunia lainnya untuk menyediakan ahli teknis yang diperlukan untuk menjaga dan mempertahankan permata warisan dunia itu. Semoga saja Taj Mahal Bisa tetap berdiri ya, sehingga bisa tetap kita kunjungi.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...