Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label bali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bali. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Desember 2011

Warna-Warni Akhir Tahun di 5 Kota

Main. Tahun baru 2012 akan segera datang, kita tinggal menghitung hari-hari yang tersisa hanya dengan sebelah tangan saja. Bagi sebagian orang yang terbiasa merayakannya, segala sesuatu tentu telah dipersiapkan. Termasuk, di kota mana malam tahun baru akan dihabiskan, di dalam atau di luar negeri. Berikut Anam sebutkan beberapa kota yang menjadi favorit turis lokal menghabiskan hari terakhirnya di akhir tahun. 
Jakarta 
Tidak semua warga DKI Jakarta dapat menghabiskan akhir tahun di luar kota atau di luar negeri. Mereka yang entah karena kesibukan atau keterbatasan biaya akan tetap antusias merayakannya di Jakarta. Sebut saja kawasan wisata, seperti Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kebun Binatang Ragunan hingga Monas. Mal, Plaza dan ITC pun akan ramai dengan berbagai program cuci gudangnya. Belum lagi, tiap stasiun televisi memberikan hiburan langsung yang menghadirkan banyak artis papan atas. Bingung? 
Bandung 
Untuk mengurangi kemacetan dan kepadatan pengunjung, Bandung dari jauh-jauh hari sudah mewanti-wanti pembatasan. Karena, di malam tahun baru nanti, kota kembang ini takkan sepi menyedot animo turis lokal. Apalagi daya tariknya masih belum berubah, aneka wisata kuliner yang variatif dan dominasi berbagai diskon dan promo dari puluhan factory outlet (FO). Selain di seputar Gedung Sate dan Alun-Alun Bandung, pusat keriaan diduga ada di Braga, Dago Atas dan Gasibu. Bumi Sangkuriang yang sejuk pun akan menghangat di akhir tahun nanti. 
Yogyakarta 
Mendengar kata Yogyakarta tentu saja yang terbayang adalah Gudeg, Malioboro dan Keraton, selain keramahan khas penduduknya. Unsur inilah yang sepertinya selalu menjadi faktor pendorong untuk selalu ingin kembali kesana, terlebih saat akan merayakan tahun baru. Kapan lagi menghabiskan akhir tahun dengan suasana Jawa yang penuh keakraban sambil menikmati aneka kuliner hangat dan manis serta berbelanja aneka oleh-oleh dengan harga murah? Jogja tempatnya! 
Lombok 
Jenuh dengan Bali? Cobalah pergi ke Lombok! Di sini pemandangan alamnya tak kalah dengan Bali, bahkan lebih indah, sepi dan jauh lebih bersih. Tengok saja Pantai Sengigi yang masih cukup asri. Berbagai akomodasi tersedia dengan harga cukup variatif di Senggigi, tinggal disesuaikan dengan budget yang anda miliki. Selain itu Anda juga bisa menikmati keindahan laut dengan menyelam di Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno. 
Bali 
Sebagai kawasan wisata yang tidak pernah sepi dikunjungi turis domestik maupun asing, Bali, memang masih pilihan utama bagi sebagian orang untuk merayakan malam pergantian tahun baru. Eksotisnya Legian dan Sanur memang sangat pas bagi Anda yang ingin merayakan tahun baru di tepi pantai bersama keluarga atau dengan pasangan.

Bali, 1 dari 5 Pulau Terbaik Dunia

Main. Siapa sih yang nggak kenal Bali? Kecantikan dan eksotisme pulau dewata ini sudah sangat tersohor di kalangan wisatawan mancanegara. Terlebih pasca beredarnya film Eat, Pray, Love-nya Julia Roberts. Kini, Pulau Dewata masuk dalam daftar 5 Pulau Terbaik Dunia versi BBC Travel akhir bulan Nopember 2011 lalu. “Dikelilingi air hangat Samudera Hindia, Bali merupakan salah satu dari 17.500 pulau di kepulauan Indonesia,” demikian gambaran BBC tentang pulau Bali yang diposisikan di nomor dua diantara 5 Pulau Terbaik Dunia. “Di antara pulau lainnya yang penuh warna, dan bahkan setelah beberapa dekade pembangunan pariwisata di pulau-pulau lainnya di Indonesia, Bali tetap subur dan dianugerahi keindahan yang tak tertandingi,” penilaian BBC Travel.


Selain Bali ada beberapa pulau lain yang masuk dalam daftar Pulau Terbaik di Dunia. Posisi pertama diduduki oleh Pulau Santorini, Yunani. Di urutan ketiga Cape Breton, Kanada, lalu di urutan berikutnya Pulau Boracay, Filipina, dan di urutan terakhir Great Barrier Reef, Australia. Karenanya menjadi tugas bersama untuk selalu menjaga pesona keindahan Bali. Bagi kita para blogger, kita dapat berperan aktif dengan selalu menceritakan informasi, berita dan kisah positif tentang Bali kepada siapapun pembaca kita. Agar, Bali terus menjadi pulau-pulau yang teratas tidak hanya di Asia tapi dunia.

Senin, 19 Desember 2011

9 Green Hotel di Indonesia

Main. Setelah menyeleksi 290 hotel bintang 4 dan 5 di seluruh Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menganugerahkan "Green Hotel Award 2011" kepada 24 hotel. Semua hotel tersebut dinilai layak karena memenuhi batas nilai rata-rata yang telah ditetapkan, yaitu 60. Pemberian penghargaan ini aka ndigunakan sebagai acuan dalam menetapkan 10 hotel terpilih sebagai utusan Indonesia untuk mendapatkan award serupa di tingkat ASEAN yang akan diselenggarakan bersamaan dengan ASEAN Tourism Forum (ATF) pada Januari 2012 di Menado, Sulawesi Utara. 


Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meminta momentum ini digunakan sebaik mungkin oleh hotel-hotel di Indonesia untuk tidak ragu lagi menjadikan aspek pariwisata berkelanjutan sebagai nilai tambah dan daya tarik tersendiri. Selain tentu saja harus selalu menjaga mutu dan kualitas pelayanan. Karena, pariwisata berkelanjutan bisa menjadi pembeda yang meninggikan kualitas layanan sebuah hotel dibandingkan hotel lainnya. Pemberian penghargaan ini juga merupakan insentif kepada hotel-hotel yang telah membuktikan kepeduliannya terhadap lingkungan hidup dalam berbagai aspek. 9 diantara Green Hotel di Indonesia tersebut adalah: 
1. Matahari Beach, Bali; 
2. Kartika Plaza, Bali; 
3. Holiday Inn Resort, Batam; 
4. Angsana Bintan, Batam; 
5. Melia Benoa, Bali; 
6. Losari Spa Retreat; 
7. The Saint Regis Resort, Bali; 
8. Dharmawangsa, Jakarta; dan 
9. Gran Melia, Jakarta.

Rabu, 30 November 2011

4 Kawasan di Bali Calon Warisan Budaya Dunia

Main. Pemerintah daerah (pemda) Bali, melalui Dinas Kebudayaan Propinsi Bali mengajukan dan mengusulkan empat kawasan destinasi wisata kepada UNESCO untuk dijadikan Warisan Budaya Dunia (WBD). Empat kawasan tersebut adalah Pura Ulundanu Batur di Bangli, DAS Pakerisan di Gianyar, Pura Taman Ayun di Badung dan Kawasan Catur Angga Batukaru di Tabanan. Usulan yang disampaikan Oktober 2011 yang lalu ini mendapatkan tanggapan positif setelah Dirjen UNESCO Irina Bokova didampingi tim ahli yang dipimpin Augusto Villanon mengunjungi keempat kawasan tersebut. Satu hal utama yang menjadi keunggulan 4 kawasan tersebut adalah monumen hidup, artinya peninggalan tersebut masih diurus dengan baik oleh komunitasnya apakah itu desa adat (desa pakraman) maupun organisasi pengairan (subak). 


Penetapan keempatnya sebagai WBD akan diputuskan tahun depan, Mei 2012 di Paris, Perancis. Dan, jika Bali berhasil memenuhi berbagai persyaratan yang ditentukan, maka keempat kawasan itu dapat ditetapkan dengan sebutan "Bali Cultural Landscape Subak System". Disebut demikian karena keempat kawasan tersebut akan terintegrasi. Dari tinjauan aspek filosofi juga merupakan satu kesatuan terutama dalam proses pengelolaan subak untuk pengairan. Bila status WBD berhasil dipegang, maka Bali akan mendapat tenaga ahli dan aksesibilitas negara ataupun pihak yang peduli kearifan budaya Bali. Secara otomatis destinasi wisata Bali akan semakin mendunia secara formal tentunya. Karena UNESCO adalah salah satu badan PBB. 


Untuk mendukung semua langkah menuju WBD, merupakan kewajiban kita bersama dalam memenuhi semua persyaratannya. Pemda propinsi maupun kota/ kabupaten membuat regulasi strategis, zona proteksi maupun rencana detail pembangunan kawasan. Sementara masyarakat menjaga kebersihan dan keindahan asli daya tarik keempat destinasi wisata tersebut. Sehingga semuanya terpadu dan tidak berjalan terpisah. Mari kita doakan bersama agar Pura Ulundanu Batur, DAS Pakerisan, Pura Taman Ayun dan Kawasan Catur Angga Batukaru akan dapat meraih status WBD. Semoga saja...

Rabu, 23 November 2011

Kintamani, Sisi Lain Keindahan Bali

Main. Daya tarik Bali bukan melulu Pantai Kuta dan Sanur. Kintamani di Kabupaten Bangli juga menawarkan eksotisme alam, tradisi, dan situs-situs suci yang menyatu dengan budaya Hindu. Jaraknya sekitar 65 kilometer di utara Denpasar, kecamatan dengan 15 desa ini dapat ditempuh dalam dua jam perjalanan darat. Di sana ada Gunung Batur dengan kaldera dan Danau Batur-nya. Tinggi gunungnya, cuma 1.717 meter di atas permukaan laut. Puncak kawahnya masih mengepulkan asap solfatara, pertanda gunung ini masih aktif. 


Gunung Batur adalah gunung kedua tertinggi di Bali setelah Gunung Agung. Masyarakat Bali meyakini, bila Gunung Agung ibarat laki-laki, Gunung Batur adalah perempuannya. Cerita dalam Lontar Susana Bali mengatakan Gunung Batur merupakan puncak Gunung Mahameru di Jawa yang dipindahkan oleh Batara Pasopati untuk dijadikan Sthana Betari Danuh (Istana Dewi Danu). Sejarah mencatat, Gunung Batur meletus sejak 1804 dan terakhir pada 2000. Selama itu, Gunung Batur telah meletus 26 kali. Letusan terdahsyat terjadi dari 2 Agustus hingga 21 September 1926. Dibuktikan dengan aliran lahar panas yang menimbun Desa Batur dan Pura Ulun Danu Batur. Kini timbunan lahar itu menjadi sumber penambangan pasir yang sangat menggiurkan. 


Di sebelah kanannya, Danau Batur berbaring manja dengan airnya yang biru dan tenang siap menjadi kenikmatan lainnya.Aktivitas warga bertani kol di tepi danau dan nelayan yang bekerja di keramba-keramba penangkaran ikan gurami melengkapi harmoni alam dengan masyarakatnya. Danau seluas 16 kilometer persegi dengan kedalaman maksimal 88 meter ini terbentuk dari kaldera Gunung Batur yang luasnya mencapai 13,8 x 10 kilometer persegi. Ahli vulkanologi asal Belanda, Reinout Willem van Bemmelen, menilai kaldera Gunung Batur adalah salah satu yang terbesar dan terindah di dunia. Wow! Sayang, danau ini kalah populer dengan Danau Toba, Sentani, Poso, atau Kerinci. 


Sementara di sisi barat Danau Batur, di bawah tebing-tebing Gunung Abang ada desa Trunyan yang penghuninya masyarakat Bali Aga. Untuk ke sana hanya memakan waktu 30 menit bila ditempuh dengan motor boat berkapasitas 8 yang dapat disewa di dermaga Kedisan. Masyarakat Trunyan punya tradisi berbeda dalam memperlakukan jasad warganya yang meninggal. Mereka meletakkannya begitu saja di bawah pohon di alam terbuka, tanpa menimbulkan bau sama sekali. Ini disebabkan keberadaan pohon tinggi dan rimbun berumur ribuan tahun yang menyebarkan bau harum. Tempatnya di bawah bukit Gunung Abang di tepi Danau Batur, yang berjarak 400 meter dari Desa Trunyan. 


Jadi, kini saatnya anda mengunjungi sisi lain Bali, yaitu Kintamani. Jangan hanya mendengar namanya di lagu SKA Anjing Kintamani Shaggy Dog saja ya... Saya sendiri pernah mengunjungi Kintamani bersama kekasih (yang sekarang sudah jadi istri) dan keluarga besar pertengahan 2009 lalu. Menikmati semua pesona yang saya sebutkan di atas sambil menyantap makanan all you can eat di salah satu tebing di sana. Kapan giliran anda?

Rabu, 16 November 2011

3 Orang Indonesia dalam Buku Rekor Dunia

Anda harus tahu yang satu ini, karena ini sangat membanggakan. Ada 3 orang Indonesia yang namanya tercatat dalam Guinness Book of World Records dan rekor yang mereka buat belum terpecahkan hingga saat ini. Siapa saja mereka? Ini Annam kutip dari berbagai sumber hanya untuk para pembaca sekalian: 


Dominic Brian 
Bocah 13 tahun asal Kuta, Bali yang berhasil menunjukkan kemampuannya mengingat 76 deret angka hanya dalam waktu 60 menit. Putra dari Gideon Hindartho ini menunjukkan kemampuannya dan memecahkan rekor di Bali Zoo Park, Gianyar pada 15 Agustus 2009. Brian perlu latihan selama 2 bulan untuk mengingat deret angka dalam waktu cepat dan sehari ia berlatih tiga kali. Brian juga memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), yaitu mengingat 52 kartu selama 100 detik dan 100 angka dalam waktu 12 menit keesokan harinya. 


Kunto Hartono 
Kunto mencatatkan namanya dalam buku ini pada 1 Januari 2004 di acara LA Light Spectacular Drumming Marathon karena berhasil menabuh drum non stop selama 72 jam atau 3 hari. Keberhasilannya ini juga mendapat penghargaan dari MURI dan beasiswa kuliah dari Universitas Trisakti hingga meraih gelar sarjana. Pemuda kelahiran Banyuwangi ini memecahkan rekor sebelumnya atas nama Alvaro Lopez dengan 60 jam. Ia mengiringi beberapa band ternama saat itu, seperti The Fly, Shaggydog, Sheila on 7, Jikustik, the Groove dan Wayang. 


Rudy Hartono 
Prestasi Rudy menjuarai turnamen all England sebanyak 8 kali, 7 diantaranya berturut-turut (1968, 1969, 1970, 1971, 1972, 1973, 1974 dan 1976) tercatat sebagai rekor di Guinness Book of World Records. 12 tahun karirnya di dunia badminton, diawali Rudy dengan menjuarai All England tahun 1968 dan menjadi juara dunia tahun 1980. Sampai saat ini rekor ini sulit dipecahkan, tidak hanya oleh orang Indonesia tapi oleh seluruh pemain badminton.

Kamis, 10 November 2011

Wow, Ada Restoran di Atas Karang


Makan. Menyantap hidangan di pinggir pantai, di puncak gunung atau di tepi danau mungkin sudah menjadi hal yang biasa. Saya sendiri sudah pernah melakukan semuanya. Menikmati aneka sea food di pantai Melawai-Balikpapan atau Ancol-Jakarta Utara. Menyantap kegurihan Sate Domba dan menyeruput kehangatan Bandrek di Puncak Cipanas-Bogor. Dan, Mencicipi Ayam Betutu plus Pie Susu di tepi danau Batur Kintamani-Bali. Tapi bagaimana bila ada sensasi makan baru, di atas karang di tengah laut? Wow!

Tapi benar ada! Sensasi unik ini ditawarkan The Rock Restaurant, sebuah rumah makan yang didirikan di atas karang di sebuah perairan Michanwi Pingwe, Zanzibar-Tanzania. Lumayan jauh, karena di ujung Afrika sana! Restoran yang dimiliki seorang nelayan ini menawarkan sensasi makan berbagai hasil tangkapannya yang masih segar ditemani, pemandangan indah, deburan ombak dan angin beraroma garam. Hmhmhm... Karena letaknya di tengah laut, maka tiap orang yang ingin mengunjungi tempat ini harus terlebih dulu naik perahu. Atau, berjalan kaki melalui jalur khusus saat air laut surut.

Menu yang ditawarkan tak jauh-jauh dari sea food tentunya: kepiting, lobster, ikan dan cumi-cumi. Semuanya diolah dengan beraneka sayur-mayur dan buah-buahan. Tak lupa untuk memanjakan anda dan pasangan, disediakan juga berbagai menu penutup seperti es krim, kue hingga sampanye dan anggur. Jika anda memiliki uang lebih, tak ada salahnya mengunjungi tempat yang cukup romantis ini. Tapi, karena peminatnya cukup banyak, jangan lupa untuk reservasi dulu ya...

Rabu, 02 November 2011

Sajadah Akar Wangi Laris Manis di Arab Saudi

Main. Musim haji membawa keberuntungan besar bagi penduduk Desa Pakumbulan, Pekalongan, Jawa Tengah. Kenapa? Karena Sajadah Tenun Akar Wangi produksi industri rumah tangga warga desa tersebut laris manis dibanding hari-hari lainnya. Kenaikannya bisa mencapai 300% dan penjualannya merata tidak hanya di Arab Saudi tapi hampir di seluruh Timur Tengah. Hampir tiap hari mereka bisa memproduksi puluhan bahkan ratusan sajadah. Alhamdulillah yaaa... Laris Manis!


Ya, sajadah akar wangi ini memang unik dan mempunyai ciri khas, yakni aromanya harum dan alami yang dikeluarkan oleh akar-akar yang dianyam tersebut. Membuat sujud menjadi lebih khusyu. Di luar musim haji, pasar utama mereka adalah destinasi wisata dalam negeri, seperti jogjakarta, bali, semarang dan kota-kota lainnya. Uniknya, bukan tak mungkin saat musim haji, justru jamaah Indonesia yang membeli produk-produk mereka di Arab Saudi. He7x...

Sabtu, 01 Oktober 2011

1 Gelar untuk Indonesia di World Travel Awards 2011

Main. World Travel Award (WTA) 2011 untuk wilayah Asia dan Australia telah digelar di Bangkok, Thailand, akhir September lalu. Dalam kegiatan yang juga dikenal sebagai “Oscar”-nya pariwisata itu, Indonesia hanya meraih 1 gelar dari 5 nominasi, yaitu: 
1. Hotel Sedona, Manado untuk Leading Business Hotel; 
2. Pan Pacific Nirwana Resort, Bali untuk Leading Golf Resort; 
3. Ayana Resort and Spa, Bali untuk Leading Resort; 
4. Ayana Resort and Spa, Bali untuk Leading Spa Resort; dan 
5. The Saint Regis Resort, Bali untuk Leading Hotel. 
Indonesia meraih Asia's Leading Hotel. Bandingkan dengan Malaysia, Singapura, dan Thailand yang menyabet banyak penghargaan. Sebut saja Malaysia yang memenangkan kategori bergengsi: Sports Tourism Destination, Asia's Leading Airline, Airport Hotel, City Destination; kemudian Singapura memenangkan: Leading Airport, Leading Meetings & Conference Centre, Leading Business Hotel, Leading Casino Resort, Leading Design Hotel, Leading Fully Integrated Resort, Leading Themed Resort. Lalu Thailand, dengan sejumlah penghargaan: Leading City Hotel, Leading Meetings & Conference Destination , Leading City Spa Hotel, Leading Cruise Port, Leading Family Resort, Leading Spa Resort


Sementara badan pariwisata terbaik di Asia diberikan kepada Incredible India, untuk travel agency diberikan kepada Diethelm Travel Group, perusahaan ini juga memenangi ketegori tour operator terbaik; dan untuk kategori Asia's Leading Travel Exhibition dianugerahkan kepada ITB Asia. India juga memenangi penghargaan sebagai Asia's Leading Destination. 


World Travel Award didirikan pada tahun 1993 untuk memberikan pengakuan dan merayakan keunggulan dalam semua sektor industri perjalanan dan pariwisata. Gelaran ini telah berkembang menjadi ajang penghargaan paling bergengsi komprehensif dan dicari untuk perjalanan global dan industri pariwisata dan diakui dan dihormati di seluruh dunia sebagai ciri keunggulan definitif. Selain di Bangkok, tahun ini bertindak sebagai tuan rumah kegiatan ini juga di Dubai untuk kawasan Timur Tengah; Antalya, Turki untuk Eropa; Sharm el Sheikh, Mesir untuk Afrika dan Samudera Hindia; Jamaika untuk Karibia dan kawasan Amerika dan grand final akan diselenggarakan di Doha, Qatar pada akhir tahun. 


Nominasi World Travel Award diputuskan sebuah panel independen terdiri dari para ahli industri dan menilai kriteria memperhitungkan setiap aspek bisnis termasuk kinerja secara keseluruhan, pengembangan produk, inovasi, kreativitas dan kepuasan pelanggan. Untuk melihat lebih lengkap siapa saja pemenangnya, silakan klik laman World Travel Awards ini 

Selasa, 27 September 2011

Air Terjun Blahmantung, Tabanan


Main. Sayang rasanya bila berwisata ke Bali tapi tak mengunjungi Air Terjun Blahmantung/  Pupuan yang terletak di Pujungan, Tabanan (koordint GPS 8° 18' 27.97" S  115° 0' 37.66" E). Jarakair terjun yang sangat indah ini hanya 70km melewati jalan raya Denpasar-Singaraja yang cukup baik. Cukup arahkan kendaraan anda menuju Tabanan/ Gilimanuk dan dalam waktu sekitar 2 jam anda sudah tiba di air terjun indah setinggi 50 meter ini. Air Terjun ini letaknya tersembunyi di antara tebing-tebing tinggi di tengah perkebunan kopi yang jauh dari perkampungan penduduk.  Suasana sekitarnya masih benar-benar asri dan alami. Tidak ada bangunan apapun selain pura dan gazebo yang kondisinya sudah memprihatinkan. Sehingga kita dapat menikmati kesegaran air terjun sambil mendengar percikannya yang merdu di telinga.

Sebenarnya ada tiga buah air terjun di kawasan ini. Pertama, terletak di dekat sebuah pura, dengan ketinggian sekitar 50 meter. Kedua, yang lebih kecil, letaknya di bawah air terjun pertama dan terpisah jarak sekitar 200 meter. Untuk menuju air terjun kedua harus menyusuri sungai ke arah bawah karena belum ada akses jalan.  Yang ketiga, akses jalannya agak berbeda dengan kedua air terjun di atas dan terletak di seberang Bendungan Irigasi Sabah Hulu. Sayangnya, air terjun ini tertutup pepohonan dan semak-semak yang rimbun, sehingga tidak terlihat jelas. Bila terlihat semua, air terjun ini tidak kalah indahnya dengan air terjun pertama.

Air terjun ini cukup potensial sebagai destinasi dan daya tarik wisata alam Bali. Tidak hanya bagi wisatawan asing tapi juga bagi turis lokal. Seharusnya pemerintah lebih memperhatikan dengan merevitalisasinya bekerja sama dengan masyarakat setempat dan pihak swasta. Sehingga tujuan wisata tidak melulu berpusat di Denpasar tapi menyebar ke seluruh penjuru Bali. Semoga saja pemerintah dapat segera membuka mata dan telinganya.

Jumat, 29 Juli 2011

Air Terjun Gitgit Buleleng, Bali

Main. Inilah destinasi alternatif wisata alam lain yang terletak di Pulau Dewata. Air terjun Gitgit namanya! Terletak di Desa Gitgit Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng, Bali. Jaraknya hanya sekitar 11 km Dari Kota Singaraja ke arah selatan menuju Desa Pancasari dan Bedugul. Air terjun yang mempunyai tinggi sekitar 35 meter ini sangat asri dan memiliki panorama yang indah dan berada di lingkungan yang berhawa sejuk. 


Disamping suara deburan air terjun dan kicauan burung, hamparan sawah, kita juga disambut bilah-bilah bambu sepanjang jalan menuju air terjun menyuguhkan suasana harmoni alami. Tempat lokasi Air Terjun jaraknya kira-kira 500 meter dari badan jalan raya, suasana yang masih begitu alami akan sangat menantang bagi anda yang suka hiking dan treking. Disepanjang jalan anda akan menemukan perkebunan cengkeh, kopi, pala dan kakau. Disini akan terasa nyaman karena jauh dari deru kebisingan sehingga membuat anda betah berlama-lama. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...