Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label kedai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kedai. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Oktober 2011

Teh Talua, Teh Sensasional Ranah Minang

Minum. Ingin menikmati rasa teh yang sensasional dari ranah Minang? Teguklah Teh Talua atau Teh Telor! Kuning telur ayam kampung diaduk bersama larutan teh yang dicampur dengan gula pasir dan susu kental manis lalu diseduh air mendidih. Whuaaa! Luar biasa rasanya. Lalu bisa didapatkan dimana? Minuman ini umum ditemukan di kedai-kedai mungil di pelosok Sumatera Barat. Biasanya diminum pagi hari saat sarapan atau malam hari saat pulang kerja.

Jika hanya mengandalkan lidah, anda pasti akan tertipu. Sensasi rasanya mirip cokelat panas. Kunci kenikmatan minuman ini terletak pada kualitas bahan-bahannya, semuanya pantang menggunakan kualitas nomor dua. Terutama air penyeduhnya yang harus benar-benar mendidih. Untuk menghilangkan amis telornya, di beberapa kedai disediakan potongan jeruk lemon/ jeruk nipis yang bisa diperas sendiri.

Bagaimana caranya kalau kita mau membuat sendiri? Siapkan gelasnya, masukkan satu sendok makan gula pasir. Tambahkan dengan bagian kuning telor ayam kampung. Lalu dikocok dengan pengaduk tradisional yang terbuat dari batang-batang lidi yang disatukan. Setelah dikocok selama 3 menit, campuran ini mulai mengembang. Selanjutnya takar teh bubuk dalam penyaring, jangan gunakan teh celup karena rasanya tidak maksimal. Seduh dengan air mendidih sedikit demi sedikit hingga cairan coklat pekat mengucuri adonan.

Terakhir, susu kental manis ditambahkan di atasnya. Maka terbentuklah tiga lapisan warna dalam gelas tersebut. Putih susu di bawah, coklat teh di tengah dan buih krem kekuningan di bagian atas. Rasanya? Sangat luar biasa! Apalagi Teh ini kaya akan protein dan juga dipercaya efektif meningkatkan vitalitas. Selamat mencoba!

Sabtu, 01 Januari 2011

Sentra Kuliner Padang di Kramat Soka

Makan. Seperti kita ketahui bersama, masakan Padang sudah menjadi pilihan makanan sehari-hari bagi hampir seluruh masyarakat Indonesia. Baik untuk sarapan, makan siang, makan malam ataupun sekedar mencicipi camilan dan kudapan khas Padang. Nah, saya Achmad Annama (Anam) akan memperkenalkan satu sentra masakan Padang yang pantang kamu lewatkan bila sedang berada di Jakarta! Letaknya di daerah Kramat Soka, di depan dan samping komplek pertokoan lama yang berada di pinggir jalan Kramat Raya, perlimaan Kramat, Kwitang, Prapatan, Senen Raya. 5 kedai ini menyediakan aneka masakan Padang sejak 1970an dan masih bertahan sampai sekarang. Rata-rata mereka buka mulai pukul 11.00 WIB siang hingga pukul 02.00 WIB dinihari. Simak ya...

Kedai Barek Solok Ibu Emi
Inilah kedai pertama yang akan anda temui di jajaran kedai-kedai di Kramat Soka. Andalan utamanya adalah Ketupat Gulai Paku dan Gulai Kepala Kakap. Selain itu ada juga rendang, dendeng balado, sate padang dan asem pedas yang rasanya mantap! Hal yang membuat  pengunjung menoleh dan mampir adalah penataan hidangannya yang menggoda selera. Warnanya yang cenderung merah dan aroma rempah yang kaya menjadi daya tarik sendiri. Nah, untuk mempertahankan keaslian rasa Minang, Ibu Emi mendatangkan juru masaknya langsung dari Solok, Sumatera Barat.

Kedai Kapau Murni Uda Aldo
Andalannya adalah Nasi khas Kapau, sebuah desa di Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Nasi dengan sayur, kari dan sambal hijau dengan pilihan lauk yang beragam. Andalan utamanya disini adalah Gulai Ikan Mas, Itik Cabe Hijau dan Gulai Gajeboh. Rasanya? Jangan ditanya! Lidah anda akan dimanjakan disini dengan aneka pilihan rasa yang tak satupun yang mengecewakan.

Lo Bana & Sabana Lamang Tapai
Kedai berikutnya, urutan ketiga dan keempat adalah Lo Bana dan Sabana. Keduanya fokus pada penjualan camilan dan kudapan khas Minangkabau, yaitu Lamang dan Tapai. Lamang adalah beras ketan yang dicampur santan, daun pandan dan garam kemudian dimasak dalam bambu muda. Sedangkan Tapai adalah tape beras ketan hitam yang difermentasi dengan ragi. Kedua penganan ini biasanya laris manis saat bulan puasa. Selain itu, mereka juga menjual keripik singkong balado yang dikenal sebagai sanjai.

Kedai Kapau Bukit Tinggi
Ini adalah kedai terakhir. Letaknya lebih menjorok ke dalam dibandingkan keempat kompatriotnya. Andalannya kurang lebih sama, yaitu lauk pauk khas Minang yang dipadu dengan Nasi Kapau. Jangan lupa untuk mencicipi dessert ala Padang disini; Es Tebah dan Bubur Kampiun. Kedai ini juga mempunyai cabang di Jl. Surabaya, Pemuda dan Pondok Ungu, Bekasi.

Saya seringkali mampir saat malam hari, memanjakan lidah dengan gurih dan nikmatnya Nasi Kapau sambil menikmati suasana planet Senen yang tetap ramai hingga tengah malam. Hampir 4 dasawarsa, lokasi ini bertahan tak lekang oleh jaman, setia memberikan santapan kuliner sedap untuk masyarakat Indonesia dari generasi ke generasi.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...