Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label ancol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ancol. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 November 2011

Wow, Ada Restoran di Atas Karang


Makan. Menyantap hidangan di pinggir pantai, di puncak gunung atau di tepi danau mungkin sudah menjadi hal yang biasa. Saya sendiri sudah pernah melakukan semuanya. Menikmati aneka sea food di pantai Melawai-Balikpapan atau Ancol-Jakarta Utara. Menyantap kegurihan Sate Domba dan menyeruput kehangatan Bandrek di Puncak Cipanas-Bogor. Dan, Mencicipi Ayam Betutu plus Pie Susu di tepi danau Batur Kintamani-Bali. Tapi bagaimana bila ada sensasi makan baru, di atas karang di tengah laut? Wow!

Tapi benar ada! Sensasi unik ini ditawarkan The Rock Restaurant, sebuah rumah makan yang didirikan di atas karang di sebuah perairan Michanwi Pingwe, Zanzibar-Tanzania. Lumayan jauh, karena di ujung Afrika sana! Restoran yang dimiliki seorang nelayan ini menawarkan sensasi makan berbagai hasil tangkapannya yang masih segar ditemani, pemandangan indah, deburan ombak dan angin beraroma garam. Hmhmhm... Karena letaknya di tengah laut, maka tiap orang yang ingin mengunjungi tempat ini harus terlebih dulu naik perahu. Atau, berjalan kaki melalui jalur khusus saat air laut surut.

Menu yang ditawarkan tak jauh-jauh dari sea food tentunya: kepiting, lobster, ikan dan cumi-cumi. Semuanya diolah dengan beraneka sayur-mayur dan buah-buahan. Tak lupa untuk memanjakan anda dan pasangan, disediakan juga berbagai menu penutup seperti es krim, kue hingga sampanye dan anggur. Jika anda memiliki uang lebih, tak ada salahnya mengunjungi tempat yang cukup romantis ini. Tapi, karena peminatnya cukup banyak, jangan lupa untuk reservasi dulu ya...

Jumat, 01 Juli 2011

Kemiripan Simpanse dan Lumba-Lumba

Main. Simpanse adalah keluarga kera yang sangat dekat kekerabatannya dengan manusia modern. Kamu bisa melihat Simpanse di Kebun Binatang Ragunan, tepatnya di Pusat Primata Schmutzer di Jakarta Selatan. Sedangkan Lumba-Lumba adalah mamalia cerdas yang hidup di laut. Untuk menyaksikan aksi Lumba-Lumba, kamu bisa pergi ke Gelanggang Samudera Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) di Jakarta Utara. Nah, ternyata keduanya punya banyak kemiripan loh... Menurut hasil penelitian yang diterbitkan dalam Evolutionary Anthropology keduanya sama-sama jadi tumpuan keluarga dan pekerja keras dalam membesarkan keturunan. 

Kedua spesies yang dipisahkan evolusi dan lingkungan tersebut sama-sama memiliki pergaulan yang kompleks, bekerja sama untuk berburu, memecahkan masalah, hidup dalam waktu puluhan tahun, dan menghabiskan waktu bertahun-tahun menjaga keturunan.Induk mereka berburu untuk menyediakan makanan bagi anak-anak mereka. Sama seperti manusia, simpanse dan lumba-lumba betina berkumpul dengan sesama induk, saling berbagi cara mengasuh anak. 

Namun, Lumba-lumba memiliki kehidupan sosial lebih banyak ketimbang simpanse betina. Menurut Heidi Pearson, Ekolog Stony Brook University, mungkin itu karena berenang lebih mudah daripada bergerak di hutan. Selain itu, predator di laut lebih sulit dihindar. Simpanse bisa memanjat pohon untuk menghindari pemangsa. Tapi, kemana lumba-lumba berenang untuk menghindari hiu? bergerak dalam grup lebih aman daripada bergerak sendirian.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...