Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label durian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label durian. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Agustus 2009

Durian Medan? Maknyuss!!!

Makan. Juli 2009 lalu, saya Achmad Annama (Anam) mendapat kesempatan ke luar kota lagi, tepatnya Medan, Sumatera Utara. Tugas penelitian dari Pusat Penelitian Kesehatan (PPK) UI. Walau banyak pekerjaan, namun saat sore hari saya menyempatkan diri untuk bersantai berkeliling kota bersama adik-adik enumerator. Salah satu yang dicari adalah Durian Medan! Ya, rasanya tidak ke Medan kalau tidak makan Duriannya. Kabarnya yang terkenal adalah Durian Ucok, tapi via sms rekan-rekan tidak merekomendasikan dengan berbagai alasan. Akhirnya kami pilih Durian Juntak Margana.

Durian Juntak Margana terletak di Jl. Adam Malik tidak jauh dari bundaran perempatan dan restoran KFC. Tempatnya di pinggir jalan, menempati sepanjang trotoar. Disana disediakan meja dan kursi panjang yang jumlahnya cukup memadai. Air mineral pun diberi cuma-cuma. Setelah memilih spot yang strategis. Tawar-menawar pun dimulai. Harga yang ditawarkan antara Rp. 15.000,- hingga Rp. 25.000,- per buah. Tapi akhirnya kami bisa mendapatkan 7 buah durian masak untuk selembar rupiah merah senilai Rp. 100.000,-. Saat diminta memilih "Manis-manis atau manis-pahit?", tentunya kami memilih yang pertama.

Butir demi butir durian tak terasa masuk ke tenggorokan. Nikmatnya, Maknyuss!!! Manisnya pas dan bikin sakaw (ketagihan), ha7x... Oh ya, disinipun kita bisa membeli paket kontainer untuk dibawa pulang ke kota masing-masing. Dijamin takkan berbau di pesawat, karena kontainer akan diisolasi kedap dan diberi bubuk kopi. Tandas sudah ke tujuh buah durian. Dan sebelum kembali beraktivitas, tak lupa minum air dari sela-sela buah durian. Mitos? Ya boleh percaya boleh tidak. Yang jelas, rekan yang tidak melakukan ritual itu besoknya mulas! Oke, met makan Durian Medan ya... Kalau mampir ke Sumatera Utara.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...