Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label kotor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kotor. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 November 2011

5 Benda Paling Kotor Sehari-hari

Apa yang anda pikirkan saat membaca judul di atas? Ya, pikiran kita pasti langsung tertuju pada benda-benda yang secara visual terlihat benar-benar kotor, berdebu, kusam atau busuk. Salah! Tanpa disadari, justru banyak benda di sekitar kita yang terlihat bersih atau setidaknya normal, tapi justru berpotensi menjadi sarang bakteri dan sarana perpindahan virus, kuman dan penyakit. Nah, dalam kehidupan sehari-hari, ada 5 benda paling kotor yang cukup membahayakan kesehatan, yaitu:
Uang
Tahukah anda, menurut dr. Darlington dari Health Commissioner of New York, ada sekitar 135.000 bakteri pada uang, terutama uang kertas. Ini disebabkan uang selalu berpindah tangan dan diletakkan di sembarang tempat.
Telpon Seluler/ Ponsel
Ponsel atau handphone sudah menjadi kebutuhan sekunder dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat Indonesia. Setelah dipakai, ponsel menjadi hangat sehingga memberikan suhu yang cocok untuk pertumbuhan bakteri. Selain itu, ponsel pun tersentuh tangan yang kotor, wajah dan telinga yang berminyak dan mulut yang mengeluarkan air liur dan bau mulut.
Wastafel
Dapur adalah sudut rumah paling kotor, apalagi bagian wastafelnya. Diperkirakan ada sekitar 500.000 bakteri pada tiap inchinya. Apalagi bila tidak pernah dibersihkan setelah selesai mencuci piring dan tidak dilakukan perawatan higienis secara rutin.
Tombol Lampu
Bakteri sangat senang hidup di lokasi yang banyak disentuh oleh manusia, seperti tombol lampu. Menurut ahli sanitasi, dalam tiap inchi tombol lampu ada sekitar 217 bakteri yang bisa berpindah dari tangan ke tangan tiap waktu.
Kibor Komputer
Kibor atau Keyboard berdasarkan sebuah studi di Inggris disebut memiliki lebih banyak bakteri daripada di toilet. Apalagi bila jarang dibersihkan dan anda memiliki kebiasaan mengetik/ online sambil makan.

Senin, 24 Oktober 2011

Borobudur Terancam Dicoret UNESCO

Main. Hiks! Lagi-lagi miris... Candi Borobudur terancam akan dicoret dari daftar warisan budaya dunia oleh United Nations Educational, Scientific, and Culture Organization (UNESCO) sejak masuk pertama kali pada 1983. Kenapa? Alasannya sepele, bayangkan candi yang dibangun pada saat Wangsa Syailendra berkuasa tahun 800-an Masehi itu dinilai sangat kusam, kotor dan tidak terawat. Sampah aneka jenis berserakan dimana-mana. Bahkan, di beberapa sudut tercium bau pesing yang menyengat.


Jujur saja, para pengelola kompleks Taman Wisata Candi Borobudur sebenarnya sudah berusaha semaksimal mungkin menyediakan tempat sampah dan toilet di beberapa titik strategis. Hanya saja mental masyarakat yang “mau gampang” telah mengotori keagungan Borobudur. Harusnya kita semua bisa bersinergi menjaga aset budaya yang telah menjadi destinasi wisata dunia ini.


Sangat disayangkan dan memalukan jika nanti ancaman UNESCO tersebut harus menjadi kenyataan hanya karena kita tak mampu membangun kesadaran bersama terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar Borobudur. Marilah, jaga kehormatan yang sudah di genggaman dan jangan sampai terlepas. Karena salah satunya berkat Borobudur lah nama Indonesia masih bisa berkibar di dunia. Wake up bro... Kita bisa!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...