Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label manado. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manado. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Desember 2011

9 Green Hotel di Indonesia

Main. Setelah menyeleksi 290 hotel bintang 4 dan 5 di seluruh Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menganugerahkan "Green Hotel Award 2011" kepada 24 hotel. Semua hotel tersebut dinilai layak karena memenuhi batas nilai rata-rata yang telah ditetapkan, yaitu 60. Pemberian penghargaan ini aka ndigunakan sebagai acuan dalam menetapkan 10 hotel terpilih sebagai utusan Indonesia untuk mendapatkan award serupa di tingkat ASEAN yang akan diselenggarakan bersamaan dengan ASEAN Tourism Forum (ATF) pada Januari 2012 di Menado, Sulawesi Utara. 


Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meminta momentum ini digunakan sebaik mungkin oleh hotel-hotel di Indonesia untuk tidak ragu lagi menjadikan aspek pariwisata berkelanjutan sebagai nilai tambah dan daya tarik tersendiri. Selain tentu saja harus selalu menjaga mutu dan kualitas pelayanan. Karena, pariwisata berkelanjutan bisa menjadi pembeda yang meninggikan kualitas layanan sebuah hotel dibandingkan hotel lainnya. Pemberian penghargaan ini juga merupakan insentif kepada hotel-hotel yang telah membuktikan kepeduliannya terhadap lingkungan hidup dalam berbagai aspek. 9 diantara Green Hotel di Indonesia tersebut adalah: 
1. Matahari Beach, Bali; 
2. Kartika Plaza, Bali; 
3. Holiday Inn Resort, Batam; 
4. Angsana Bintan, Batam; 
5. Melia Benoa, Bali; 
6. Losari Spa Retreat; 
7. The Saint Regis Resort, Bali; 
8. Dharmawangsa, Jakarta; dan 
9. Gran Melia, Jakarta.

Sabtu, 01 Oktober 2011

1 Gelar untuk Indonesia di World Travel Awards 2011

Main. World Travel Award (WTA) 2011 untuk wilayah Asia dan Australia telah digelar di Bangkok, Thailand, akhir September lalu. Dalam kegiatan yang juga dikenal sebagai “Oscar”-nya pariwisata itu, Indonesia hanya meraih 1 gelar dari 5 nominasi, yaitu: 
1. Hotel Sedona, Manado untuk Leading Business Hotel; 
2. Pan Pacific Nirwana Resort, Bali untuk Leading Golf Resort; 
3. Ayana Resort and Spa, Bali untuk Leading Resort; 
4. Ayana Resort and Spa, Bali untuk Leading Spa Resort; dan 
5. The Saint Regis Resort, Bali untuk Leading Hotel. 
Indonesia meraih Asia's Leading Hotel. Bandingkan dengan Malaysia, Singapura, dan Thailand yang menyabet banyak penghargaan. Sebut saja Malaysia yang memenangkan kategori bergengsi: Sports Tourism Destination, Asia's Leading Airline, Airport Hotel, City Destination; kemudian Singapura memenangkan: Leading Airport, Leading Meetings & Conference Centre, Leading Business Hotel, Leading Casino Resort, Leading Design Hotel, Leading Fully Integrated Resort, Leading Themed Resort. Lalu Thailand, dengan sejumlah penghargaan: Leading City Hotel, Leading Meetings & Conference Destination , Leading City Spa Hotel, Leading Cruise Port, Leading Family Resort, Leading Spa Resort. 


Sementara badan pariwisata terbaik di Asia diberikan kepada Incredible India, untuk travel agency diberikan kepada Diethelm Travel Group, perusahaan ini juga memenangi ketegori tour operator terbaik; dan untuk kategori Asia's Leading Travel Exhibition dianugerahkan kepada ITB Asia. India juga memenangi penghargaan sebagai Asia's Leading Destination. 


World Travel Award didirikan pada tahun 1993 untuk memberikan pengakuan dan merayakan keunggulan dalam semua sektor industri perjalanan dan pariwisata. Gelaran ini telah berkembang menjadi ajang penghargaan paling bergengsi komprehensif dan dicari untuk perjalanan global dan industri pariwisata dan diakui dan dihormati di seluruh dunia sebagai ciri keunggulan definitif. Selain di Bangkok, tahun ini bertindak sebagai tuan rumah kegiatan ini juga di Dubai untuk kawasan Timur Tengah; Antalya, Turki untuk Eropa; Sharm el Sheikh, Mesir untuk Afrika dan Samudera Hindia; Jamaika untuk Karibia dan kawasan Amerika dan grand final akan diselenggarakan di Doha, Qatar pada akhir tahun. 


Nominasi World Travel Award diputuskan sebuah panel independen terdiri dari para ahli industri dan menilai kriteria memperhitungkan setiap aspek bisnis termasuk kinerja secara keseluruhan, pengembangan produk, inovasi, kreativitas dan kepuasan pelanggan. Untuk melihat lebih lengkap siapa saja pemenangnya, silakan klik laman World Travel Awards ini 

Minggu, 09 Januari 2011

Selera Nusantara di Senayan

Makan. Bila anda sedang berkunjung ke gedung DPR/ MPR, atau anda bekerja di dalam gedung wakil rakyat ini, atau sekedar main di sekitar Senayan, maka sempatkan untuk mampir ke kedai-kedai yang terletak persis di pinggir jalan seberang pintu masuk samping gedung DPR/ MPR. Maka, anda akan melihat kalau Selera Nusantara apik disajikan disini, mulai makanan ala Sumatera (Batak), Kalimantan (Banjar) hingga Sulawesi (Manado). Rasanya sesuai dengan lidah rakyat, enak dan harganya pun pas di kantong rakyat, murah. He7x... Simak ulasan saya Achmad Annama (Anam) dibawah ini ya, semua kedai terletak di jalan Gelanggang Olahraga (Gelora) Senayan.

Soto Banjar Hj. Ida
Letak kedai ini sangat dekat dengan pertigaan jalan. Menu andalannya sudah pasti Soto Banjar bening yang disajikan dalam mangkok besar berisi perkedel, soun, potongan telur dan suwiran ayam. Dinikmati bersama ketupat atau nasi putih. Selain itu, anda pun bisa menyantap penganan khas banjar lainnya, yaitu Kue Bingka berbentuk bunga dengan 6 kelopak berwarna kuning kecoklatan. Tiap loyang besarnya diganjar Rp. 16.000,-. Namun, kegurihan dan kelezatan rasanya sebanding.

Warung Masakan Manado (Masman)
Saking larisnya, warung ini hanya buka dari pagi sampai siang saja. Menu andalannya adalah makanan khas Manado yang sudah sangat terkenal; Sambal Rica-rica dan Ayam tinutuan. Ada juga  masakan lainnya, seperti Ayam Tuturuga, Ayam Bulu Brenebon, Paniki, Sait dan Sayur Bunga Pepaya. Warung ini juga menyediakan kue-kue khas Sulawesi Utara, seperti Cucur Manado, Apang Cae, Popacho dan Panada. Sebagai penutup santap siang anda disini, cobalah memesan Saguren, minuman nikmat yang terbuat dari air tuak aren seharga Rp. 7.000,- per gelas.

Lapo Ni Tondongta
Kedai ini khusus buat mereka yang menyukai masakan khas Batak dan diperkenankan makan dengan lauk yang haram bagi umat Islam, yaitu Anjing dan Babi. Menurut mereka, menu andalannya yang paling laris adalah Babi Muda (Lomok-lomok). Tersedia juga Babi Panggang, Nami Ura, Ansak, Lele Tumbo, Susu Kerbau, Sayur Singkong dan beberapa camilan. Lapo ini  sudah memiliki cabang di berbagai tempat. Keunikannya, Lapo ini tutup tiap hari Senin.

Jadi, sudah putuskan akan makan dimana saat anda di seputar Gelora senayan?
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...