Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label prancis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label prancis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Maret 2013

Nikmatnya Chicken Spinach Quiche

Bagi saya, sampai di Bandara jauh lebih lama dari waktu boarding lebih menenangkan. Selain itu, setelah check in masih tersisa banyak waktu bagi saya menikmati fasilitas rehat di lounge, internet sepuasnya dengan free wifi atau sekedar ngopi di beberapa kedai pilihan. Nah, sebelum naik pesawat menuju Balikpapan dalam rangka tugas saya pun melakukan hal yang sama.

Kali ini saya memilih early breakfast di kedai kopi internasional berlogo putri duyung berlatar hijau (starbucks, red) yang terletak di terminal II F. Menggunakan kartu kredit internasional (ANZ, red), saya bisa mendapatkan segelas minuman & seporsi makanan. Lumayan!

Untuk kuliner kali ini, saya pilih Ice Chocolate dikombinasi dengan Chicken Spinach Quiche (baca: kisye, red). Es Coklat saya harapkan bisa meningkatkan aktivitas otak dan melancarkan peredaran darah. Sehingga saya bisa memulai aktivitas hari ini tanpa kantuk yang melanda dan lebih segar. Aamiin...

Sementara, untuk penganannya saya pilih karena penasaran. Ini pertama kalinya saya makan Quiche. Penganan asli Prancis yang gurih ini sangat nikmat disantap saat panas, saya makan setelah minta dipanaskan di dalam oven. Quiche adalah tipe pie yang unik. Pastry bagian luarnya lebih kenyal dan tebal, sedangkan custard bagian dalamnya lembut dan gurih. Yang saya pilih adalah kombinasi antara daging ayam, tomat dan bayam. Nikmat!

Keluar dari kedai ini dengan perut kenyang dan pengalaman menikmati kudapan Eropa yang mulai booming di Indonesia ini. Ingin mencicipi? Silakan mampir di kedai ini atau resto-resto Eropa yang menyediakannya. Bisa juga pesan Quiche mini via online yang dijual Ouche (bukan promo, red). Dan, nikmati sensasinya!

Jumat, 11 November 2011

Keindahan Lanskap Limbah 65.000 CD Bekas

Main. Limbah dan sampah biasanya identik dengan sisa proses produksi atau barang yang sudah tidak terpakai lagi. Pastinya kotor, bau dan tidak enak dilihat. Tapi, bagaimana bila limbah itu berada di tangan orang yang mengerti keindahan? Ya, inilah yang dilakukan seniman Prancis Elise Morin dan arsitek Clemence Eliard. Mereka mengumpulkan limbah dan sampah berupa 65.000 CD tua, bekas dan rusak yang sudah tidak terpakai lagi. Morin dan Eliard bahkan menjahit dan merangkai sendiri CD-CD tersebut secara manual. Hasilnya? Sebuah lanskap bergelombang seluas 500 meter persegi di balai kota Paris 'Halle D'Aubervilliers yang diberi nama Wastelandscape.


Limbah CD-CD yang bahan dasarnya adalah minyak berubah menjadi berbentuk lautan logam mengkilat, sebuah karya seni raksasa dan monumental yang sangat indah tersusun justru dari aspek kecil kehidupan sehari-hari dan sudah tidak terpakai lagi! sungguh! Apalagi ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan hidup. Moga-moga saja para seniman dan arsitek di Indonesia mengikuti jejak karya seni yang go green ini. Selamat menikmati...

Senin, 10 Oktober 2011

Mengenal Tradisi Jabat Tangan di Tiap Negara

Main. Anda ingin jalan-jalan ke luar negeri, untuk wisata atau urusan bisnis? Atau anda punya banyak teman dari mancanegara? Kalau dua pertanyaan tadi anda jawab dengan ya, maka anda perlu mengetahui tradisi salam dan sapa masing-masing negara! Karena, hal pertama yang pasti kita lakukan saat bertemu seseorang adalah menyapa dan berjabat tangan. Walaupun terlihat sederhana, namun praktek ini akan memberikan kesan pertama yang kuat. 


Nah, kalau nilainya positif, maka mereka akan hormat pada kita. Nah, disini saya Achmad Annama (Anam) akan mencoba memberikan gambaran kepada para pembaca tentang ciri khas salam dan sapa di beberapa negara yang unik dan berbeda satu sama lain. Semoga dapat menjadi referensi anda saat jalan-jalan, dinas atau rapat ke luar negeri. Selamat menyimak: 


Amerika Serikat 
Saat anda berkunjung ke negeri Paman Sam ini, pastikan ada menyapa semua orang yang seruangan dengan anda dan jabatlah tangan mereka. Dalam artian bukan ruang publik tapi ruang privat seperti ruang klien atau tempat pertemuan. Bila anda tidak melakukannya, maka mereka yang anda abaikan akan menolak secara fisik dan membuat batasan. Pastikan juga menyapa dan berjabat tangan tidak hanya saat datang tapi juga saat pergi. 
Tiongkok 
Jabat tangan mereka dengan genggaman ringan yang sedikit diayun. Rendahkan sedikit pandangan mata kita sebagai tanda penghormatan. Di luar perkotaan masih ada budaya menyapa tanpa jabat tangan tapi saling mengacungkan dua telapak tangan yang disatukan dalam sebuah genggaman. 


Jepang 
Berjabat tangan dengan membungkuk adalah penghormatan tertinggi di negeri matahari terbit ini. Namun, untuk menghindari kekeliruan, sebaiknya mengikuti sikap mereka terlebih dulu. Jika mereka mengulurkan tangan, jabat tangannya dengan hangat. Bila mereka membungkukkan badan, ikuti dengan penuh respek. 
Rusia 
Pria Rusia akan menjabat tangan anda dengan erat kemudian disertai pelukan dan ciuman di pipi. Jangan kaget! Itu memang tradisi mereka. Tapi, para wanitanya lebih tertutup, ciuman pipi hanya untuk sesama warga Rusia, untuk kita warga asing mereka hanya mau berjabat tangan dan berpelukan saja. 


Prancis 
Di pusat mode dunia ini, lakukan jabat tangan dengan satu gerakan mengayun yang cepat tanpa disertai gerakan lain yang bertele-tele. Karena, waktu sangat penting bagi mereka. Pastikan menyapa dan menjabat tangan semua orang yang anda temui. 
Negara-negara Amerika Latin 
Jangan kaget bila anda ke Argentina, Brazil atau negara latin lainnya, saat berjabat tangan tangan anda akan digenggam erat ditambah pegangan dari tangan yang lain dan tak dilepaskan dalam waktu cukup lama. Ini adalah bentuk kehangatan dan keramahan mereka. Nikmati saja dan jangan menarik terlalu cepat karena akan dianggap penolakan dan sikap arogan. Bila anda wanita, maka mereka akan dengan sopan dan hormat mengecup bagian atas telapak tangan sambil mengucapkan selamat datang atau salam kenal. 


Eropa 
Mereka menggunakan tipe jabat tangan ala Amerika Serikat hanya saja dengan intensitas yang lebih sering. Kapanpun anda pamit dan berjumpa lagi, mereka akan kembali mengulurkan tangan untuk berjabatan. 
Negara-negara Timur Tengah 
Hampir mirip dengan Rusia. Biasakan diri anda untuk yang satu ini. Bila bertemu sahabat-sahabat dari negara Arab, mereka akan menjabat tangan kita lama sekali, merangkul dan saling mencium pipi kiri dan pipi kanan. Setelah selesai, tangan anda masih akan dipegang dan berdiri sangat dekat dengan anda. Tapi ini terbatas untuk sesama jenis, bila beda jenis maka aturan Islam yang berlaku. Bila bukan muhrimnya maka tidak diperkenankan untuk menyentuh.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...