Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Mei 2013

Tips Mempersiapkan Liburan Dengan Matang

Libur telah tiba, libur telah tiba... Hatiku gembira” Begitu lagu Tasya yang pernah menjadi lagu anak-anak terhit di masanya. Ya, benar sekali! Tak lama lagi libur bagi para pelajar akan tiba. Agar lancar dan menyenangkan, liburan harus dipersiapkan dengan matang. Sehingga liburan memberikan kesegaran jasmani-rohani dan berkesan di hati kita semua.

Bila liburan tidak dipersiapkan dengan matang maka akan menjadi berantakan dan justru berdampak buruk. Bisa saja ada barang yang tertinggal, jatuh sakit atau rekreasi dijalankan dengan terpaksa. Kesimpulannya, liburan kacau balau, berantakan dan menjadi kenangan buruk! Waktu, tenaga dan biaya yang sudah dikeluarkan pun terbuang sia-sia.

Untuk itu, liburan harus dipersiapkan dengan cermat dan direncanakan dengan teliti. Cukup merepotkan tapi itu lebih baik karena hanya di awal daripada justru kerepotan di akhir. Apalagi, perencanaan akan menentukan kesuksesan liburan kita. Berikut ini kami sampaikan beberapa tips mempersiapkan liburan dengan matang.

1. Destinasi
Tentukan destinasi atau tujuan liburan. Obyek dan daya tarik wisata (ODTW) apa yang akan dikunjungi. Terkait hal ini, bisa dibicarakan terbuka bersama seluruh anggota keluarga atau justru menjadi surprise, terserah! Dengan penentuan lokasi yang akan dikunjungi akan menjadi awal yang baik bagi perencanaan. Karena apa yang harus dipersiapkan bila ingin berwisata ke pinggir pantai tentu saja berbeda dengan mendaki gunung atau ke luar negeri.

2. Akomodasi
Setelah memilih tempat, hal berikut yang harus dilakukan adalah menentukan dan memesan akomodasi; hotel, hostel, vila, cottage atau justru homestay. Jenis kamar seperti apa dengan fasilitas pelengkap bagaimana yang diinginkan. Sedapat mungkin cari hotel yang nyaman dengan lokasi strategis ke tempat-tempat wisata. Atau justru hotel itu sendiri peninggalan budaya yang tersisa. Baca rekomendasi di buku, majalah, koran hingga website.

3. Transportasi
Bila lokasi yang akan dikunjungi dekat, kita bisa menggunakan mobil pribadi. Periksa semua kelengkapannya agar kendaraan aman dan nyaman untuk digunakan selama liburan. Bila destinasi wisata yang akan dituju jauh, kita harus terlebih dulu memesan tiket bis, kereta atau pesawat. Khusus untuk pesawat, pemesanan tiket jauh-jauh hari akan lebih murah. Dan, bila di lokasi kita juga perlu kendaraan kita bisa memesan rental motor atau mobil.

4. Panduan
Ini bisa kita dapatkan dari majalah wisata, website khusus yang membahas pariwisata lokasi yang akan kita tuju atau justru pengalaman para wisatawan yang telah mengunjungi tempat tersebut. Gali informasi sedalam-dalamnya; lokasi-lokasi wisata menarik terdekat, wisatakuliner, tradisi warga setempat maupun cinderamata khas lokal yang nantinya dapat dibeli dan dibawa pulang. Brosur dan peta juga bisa kita dapatkan saat tiba di terminal, stasiun kereta atau bandara kota tujuan.

5. Itinerary
Buat jadwal kasar akan berwisata kemana saja kita di tempat tersebut, jam berapa, berapa lama, berapa besar biaya yang diperlukan, transportasi apa yang digunakan. Itinerary dapat dibuat lebih detil ketika informasi detil berhasil dikumpulkan. Dengan itinerary kita jadi tahu apa saja jenis barang yang harus dibawa, berapa biaya yang harus disiapkan dan distribusi waktu yang efektif.

6. Barang Bawaan
Berikutnya persiapkan barang bawaan sesuai kebutuhan dalam itinerary dan situasi kondisi tempat tujuan. Ada beberapa barang umum yang tetap harus dibawa kemanapun tujuannya, seperti obat-obatan pribadi, jam, kamera, pulpen, buku saku dan peralatan ibadah. Dengan itinerary kita juga bisa memutuskan semua barang bawaan akan dikemas dalam koper, ransel atau tas jinjing.

7. Dokumen
Bila menggunakan bis, kereta atau pesawat maka persiapkan tiketnya. Siapkan pula keterangan booking akomodasi. Bila diperlukan, siapkan surat keterangan berbadan sehat atau keterangan dokter bahwa diperkenankan naik transportasi tersebut. Kumpulkan set kartu anda (kartu debit, kartu kredit, KTP, SIM) dalam dompet khusus. Bila keluar negeri ingat selalu membawa paspor anda dan keluarga.


Nah, mudah-mudahan dengan persiapan yang matang maka hari libur kita akan berjalan lancar sehingga memberikan efek positif sepulang berlibur. Selamat berlibur, selalu berdoa agar selamat sampai tujuan dan bersenang-senanglah!

Senin, 01 April 2013

5 Tips Untuk Wisata Kuliner

Kuliner adalah hasil olahan masakan berupa makanan. Wisata kuliner berarti kita melakukan kegiatan menyenangkan melibatkan aneka jenis makanan. Biasanya mencicipi satu jenis makanan yang disajikan di tempat-tempat berbeda atau berkunjung ke berbagai tempat untuk mencicipi penganan khas setempat. Lalu bagaimana cara bersantapnya? Nah, agar kawan-kawan semua bisa berwisata kuliner dengan tepat, berikut saya rangkumkan beberapa tipsnya. Silakan disimak dan semoga bermanfaat.

1. Referensi
Panduan tertulis baik berupa buku, website dan artikel majalah/ koran, visual berupa tontonan di televisi maupun lisan berupa penuturan dari pakar, sesepuh maupun pemilik resto sangat penting untuk kita miliki. Selain untuk mengetahui seluk beluk makanan tersebut, kita juga dapat mengetahui lokasi, cara memasak/ penyajian, harga dan rasa.

2. Halal dan Bersih
Selalu utamakan kedua faktor ini. Agar tidak berdampak pada kesehatan kita baik lahi maupun batin. Untuk kehalalan, selain mengacu pada referensi juga bisa dilihat sertifikasi halal MUI di lokasi. Untuk kebersihan, bisa dilihat langsung secara visual apakah ada sampah yang berserakan, apakah makanan dibuat dengan cara higienis dan apakah tersedia fasilitas kebersihan, seperti tisu, sabun, wastafel dan atau toilet. Sebagian resto/ rumah makan juga sudah mulai menampilkan dapur terbuka, sehingga penikmat kuliner seperti kita bisa melihat bagaimana cara pengolahan dan penyajiannya.

3. Ramai
Menurut saya, kita bisa menilai tempat makan dari ramai atau tidaknya pengunjung. Kemungkinannya hanya tiga, karena rasanya yang enak, pelayanannya yang menyenangkan atau karena harganya yang murah. Dan, ketiganya sama-sama menguntungkan untuk wisatawan kuliner. Karena pasti ketiga hal tersebut menyebar cepat tidak hanya lewat iklan tapi kampanye mulut ke mulut.

4. Variasi Menu
Semakin bervariasi menu yang disajikan, semakin besar peluang kita berwisata kuliner karena akan menemukan aneka rasa baru. Jangan ragu untuk menanyakan apa isi dari makanan yang terdapat dalam daftar menu atau apa menu andalan di tempat tersebut. Untuk resto/ rumah makan yang sudah ternama biasanya dalam menu akan disebutkan bahan-bahan dasarnya. Selain itu mereka akan menandai makanan favorit dan makanan pedas. Memudahkan kita untuk memilih.

5. Harga
Banyak resto/ rumah makan tidak mencantumkan harga, entah apa alasannya. Jangan takut untuk bertanya sebelum memesan. Saya sendiri enggan untuk makan di tempat itu kalau harganya tidak transparan. Bila ternyata harganya tak masuk akal, pindah saja daripada merusak mood. Di daerah Malioboro dikenal kalkulator rusak, si pedagang akan menagih kita semaunya. Istilah lainnya adalah “menggetok”. Intinya, situasi ini dapat dimanfaatkan memberi harga mahal ke pelanggan karena baru diketahui setelah makanan dihidangkan dan dimakan.

Semoga kelima tips di atas dapat menjadi acuan agar wisata kuliner kita baik di saat liburan maupun kala senggang lebih menyenangkan. Santap makanan yang kita pesan dengan penuh rasa syukur, nikmati kelezatannya sesuap demi sesuap – setetes demi setetes dan jadikan pengalaman pribadi paling berkesan yang dapat diceritakan ke semua kerabat dan sahabat. Salam Wiskul! Maknyus...

Selasa, 10 Juli 2012

Welcome to Bandara Internasional Lombok

Akhirnya, saya berkesempatan pergi ke Lombok. Bukan dalam rangka liburan dalam arti sebenarnya, tapi lebih kepada menemani istri yang sedang hamil besar harus menghadiri undangan hajatan tahunan kantornya. Tetap saja enjoy, karena akan menemani sang pujaan hati beserta calon anak kami. Tapi karena mendadak, tiket pun sulit didapatkan dan kalaupun ada harganya sudah selangit. apalagi ini high season liburan anak. Beuh! Akhirnya tiket pun didapatkan, Lion Air yang berangkat 10 April 2012 dari Terminal 1A.

Layaknya kelas ekonomi, perjalanan dua jam dilalui tanpa layanan makan ataupun kudapan. Tapi 2 koran terbitan ibukota mampu menemani hingga landing yang menurut saya cukup kasar. Dan, saya baru tersadar kalau saat ini bukan di Selaparang, melainkan bandara baru bernama Bandara Internasional Lombok. Letaknya di tengah pulau Lombok, tepatnya Praya Barat. Ampuuun deh! Maklum, kurang informasi he7x... Setelah garbarata terhubung dengan pesawat penumpang pun berbondong-bondong turun. Tapi, saya dan segelintir sempatkan mengambil gambar bandara tampak belakang.

Desain arsitektur bandara ini cukup menarik, apalagi karena baru bandara ini cukup bersih. Jadi sepanjang mata memandang, cukup asri. Hanya saja ada beberapa hal yang harusnya dapat teratur sejak awalnya bandara ini berdiri, jangan meniru bandara lainnya yang sudah lawas. Pertama, keberadaan porter adalah membantu bila diminta, bukan justru membuat terminal kedatangan semrawut. Ini harus ditertibkan supaya tidak berantakan. Kedua, masalah klise; Calo! Saat keluar banyak sekali calo yang menawarkan carter mobil walaupun sudah ada loket khusus taksi bandara. Saya sendiri keukeuh hingga benar-benar keluar dan memilih naik DAMRI.

Terakhir dan ini yang paling menarik, warga Praya Barat - Lombok Tengah menjadikan pesawat sebagai atraksi yang menarik disaksikan. Tak jarang mereka bersorak saat ada pesawat yang terbang atau mendarat. Semakin terlihat kumuh, karena peluang bisnis ini dimanfaatkan oleh pedagang asongan yang membuka belasan lapak tepat di samping gedung kedatangan. Capek deh! Para turis baik lokal maupun mancanegara, termasuk saya hanya bisa geleng-geleng kepala.

Perjalanan ke pusat kota Mataram sendiri memakan waktu kurang lebih 65 menit. Sedangkan bila lanjut ke Senggigi tambah sekitar 35 menit. Total hampir 2 jam waktu dihabiskan untuk mencapai pantai yang populer di kalangan wisatawan tersebut. Untung saja perjalanan itu memperlihatkan keindahan asli Lombok. Sepanjang kiri dan kanan jalan kita akan disajikan hamparan hijau sawah, pohon pisang, pohon kelapa dan tak lupa gunung Rinjani di kejauhan. Lelah lama duduk di kendaraan pun terhapuskan decak kagum. So, buat anda yang belum pernah ke Lombok, berkunjunglah ke sini... Welcome to Bandara Internasional Lombok!

Selasa, 20 Maret 2012

Kwan Sing Bio, Klenteng Unik Bersimbol Kepiting

Unik! Itulah kesan pertama saat melihat kelenteng yang dihiasi bangunan pagoda yang terdiri dari beberapa tingkat ini. Kelenteng yang menghadap laut bebas ini juga memiliki ornamen kepiting raksasa di bagian depan pintu masuknya. Letaknya yang menghadap laut diyakini sebagai posisi tempat ibadah terbaik untuk berdoa. Konon, siapa saja yang datang ke sini kelak permohonannya akan dikabulkan. Hmhmm... Klenteng ini juga satu-satunya klenteng di Indonesia yang menggunakan simbol kepiting di pintu masuk, karena biasanya yang menjadi simbol di pintu masuk kelenteng adalah naga

Kelenteng  terbesar se-Asia Tenggara bernama Kwan Sing Bio (Dewa Kebijaksanaan) ini dibangun tahun 1928 diatas bekas rawa seluas 4 hektar. Berbagai acara kerap digelar di sini, seperti HUT Kwan Ping Thay Tjoe (Imlek Go Gwee 13), HUT Kwan Sing Tee Koen (Imlek Lak Gwee 24), dan Boo-Tho/Tjio-Ko (Imlek Jit Gwee 22). Klenteng ini dibagi menjadi 3 bagian. Di bagian depan terdapat tempat pemujaan dan doa yang merupakan bangunan tertua. Di sampingnya berdiri tempat belajar, peramal jiamsi dan sekretariat. Di bagian tengah terdapat sebuah aula yang dipercantik taman berarsitektur Tiongkok plus danau kecil dan jembatan yang melintas di atasnya. Sedangkan bangunan paling belakang adalah tempat serbaguna sekaligus dijadikan tempat menginap bagi para pengunjung yang ingin menginap.

Untuk menemukan klenteng yang terletak di Tuban ini sangatlah mudah, karena klenteng ini berada di jalan utama jalur Surabaya-Semarang dan dilewati hampir semua angkutan kota. Tak heran kalau banyak wisatawan yang memadati kawasan ini. Mayoritas dari mereka tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga Malaysia, Thailand dan Singapura. Tujuan kedatangannya pun berbeda-beda. Ada yang datang untuk beribadah, meminta kesehatan dan keberuntungan atau ada juga yang sekedar ingin melihat-lihat. Ayo mampir! Sekedar wisata atau ibadah...

Jumat, 13 Januari 2012

Wisata Cari Jodoh ke Selaparang

Main. Makam Selaparang merupakan kompleks pemakaman raja-raja Selaparang berikut kerabatnya yang pernah memerintah di wilayah tersebut. Lokasinya berada di Lombok Timur, 65 km dari kota Mataram, sekitar sejam perjalanan darat. Sepanjang perjalanan, anda akan disuguhi hamparan sawah yang hijau dan pegunungan Rinjani yang mempesona. Setelah tiba anda akan disambut pepohonan yang lebat dan asri. Tiket masuknya hanya Rp. 5.000,- per orang. Sebelum masuk, perlu diingat bahwa anda harus berpakaian rapi dan sopan, melepas alas kaki dan tidak memotret/ merekam apapun. Perempuan yang sedang menstruasi juga dilarang masuk ke areal makam.

Masuk ke area pemakaman anda akan melihat tatanan makam yang rapi dan sangat bersih. Di area ini terdapat tiga makam, yaitu makam Raja Selaparang, Makam Orang Tua Raja Selaparang dan Makam Panglima Gajah Mada. Di ketiga makam ini banyak wisatawan berhenti untuk menaburkan bunga atau sekedar membasuh muka dengan air yang telah mereka sediakan. Menurut kepercayaan para wisatawan dan masyarakat sekitar makam, membasuh muka di ketiga makam tersebut diyakini bisa meraih berkah dan mendapatkan jodoh bagi orang-orang yang masih lajang. Anda jomblo? Tertarik membuktikan mitos ini?

Sabtu, 24 Desember 2011

Tablanusu, Pesona Wisata Baru Papua

Main. Jika anda sedang berkunjung ke Jayapura, Papua sempatkan untuk mampir ke desa wisata Tablanusu di Depapre. Dari Jayapura anda cukup naik bus menuju Sentani sejauh 33km lalu melanjutkan perjalanan dengan mobil carteran ke Dermaga Depapre selama 90 menit. Dari dermaga tersebut hanya memakan waktu 20 menit saja. Di Tablanusu ada 3 jenis wisata, yaitu wisata alam, wisata sejarah dan wisata budaya. Fasilitas pendukungnya juga cukup memadai, seperti penginapan, pemandu wisata, sewa kendaraan dan lainnya. Sehingga, Tablanusu sudah cukup nyaman untuk dikunjungi. 


Saat memasuki desa ini, anda akan disambut suasana pegunungan yang masih asri, sejuk dan hijau. Tablanusu juga memiliki pantai yang tidak hanya dengan pasir putih yang indah dan bersih, tapi juga terdapat koral-koral kecil di sepanjang bibir pantainya yang dapat difungsikan untuk pijat refleksi alami telapak kaki anda. Air lautnya pun jernih berisi aneka ragam ikan dan terumbu karang yang menawan. Sangat pas bila dijelajahi dengan snorkling atau diving. Bila ingin merasakan sensasi lain, anda dapat ikut melaut di malam hari bersama para nelayan untuk mencari ikan. 


Desa seluas 230,5 hektar ini juga memiliki Danau Dukumbo. Disini anda dapat memancing aneka ikan air tawar, seperti bandeng, mujair dan mas sambil ditemani kicauan aneka burung dan berbagai macam jenis tumbuhan. Selain itu, ada dua pulau yang cukup dekat jaraknya dan memiliki anggrek endemik Papua. Di sore hari, dua pulau tersebut juga menjadi tempat persinggahan aneka jenis burung yang hinggap di ranting pepohonan dan seolah berbaris membentuk sebuah pemandangan yang indah menjelang matahari terbenam. 


Desa yang memiliki arti tempat matahari terbenam ini, memiliki sisa-sisa peninggalan tentara sekutu pada Perang Dunia II. Menurut sejarah, kampung ini pernah menjadi salah satu basis tentara sekutu di kawasan timur Indonesia. Anda dapat menjumpai landasan meriam dan dermaga bekas pendaratan tentara sekutu. Desa ini terbagi dalam sepuluh suku, yaitu Suku Sumile, Danya, Suwae, Apaserai, Serantow, Wambena, Semisu, Selli, Yufuwai, dan Yakurimlen. Maka, akan banyak keanekaragaman budaya yang Anda temui di tempat ini. Keunikan Desa ini adalah memiliki beberapa obyek dalam satu tempat. Keeksotisan di Desa Tablanusu takkan pernah bisa Anda ungkapkan dengan kata-kata.

Kamis, 08 Desember 2011

Yang Terbaik dari Dunia Wisata Indonesia

Main. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Majalah SWA menghelat Indonesian Tourism Award (ITA) 2011 untuk mengapresiasi dunia pariwisata Indonesia. Majalah SWA bertindak sebagai penyelenggara survei di 25 kota terpilih dari daftar kota dengan pendapatan domestik regional bruto (PDRB) bidang pariwisata terbesar. Survei dilakukan terhadap 1.500 wisatawan, 90% adalah turis lokal dan sisanya adalah turis mancanegara. Aspek yang dinilai antara lain, kebersihan, informasi wisata, kewajaran biaya, promosi, keragaman obyek, keamanan, keunikan obyek dan keramah tamahan. Hasilnya adalah sebagai berikut: 


1. Tiga obyek wisata terfavorit terpilih adalah Pantai Waisai di Raja Ampat, Tanah Lot di Tabanan dan Jatim Park di Malang; 
2. Kota tujuan favorit adalah Raja Ampat, Denpasar dan Bandung; 
3. Kota dengan pelayanan terbaik diraih Malang dan disusul Denpasar; 
4. Propinsi dengan pengembangan pariwisata terbaik diraih oleh Bali dan diikuti oleh DKI Jakarta dan Yogyakarta; 
5. Penghargaan khusus pariwisata diberikan kepada kota Sawah Lunto dan Bangka Belitung; 
6. Hotel-hotel terbaik jatuh pada Mulia-Senayan (bintang 5), Santika Premiere Jakarta (bintang 4) dan The Aroma’s Kuta (bintang 3); 
7. Restoran terbaik diberikan kepada Bandar Jakarta; 
8. Mal terfavorit dianugerahkan kepada Plaza Senayan (DKI Jakarta) dan Parijs van Java (luar DKI Jakarta); 
9. Maskapai Penerbangan layanan penuh terfavorit diterima Garuda Indonesia dan penerbangan layanan ekonomi terfavorit diterima Sriwijaya Air; 
10. Biro Perjalanan Wisata terfavorit jatuh ke tangan Panorama Tours; 
11. Armada Taksi terfavorit menjadi milik Putra; 
12. Spa terfavorit diraih oleh Javana Spa; 
13. Lapangan Golf terfavorit dianugerahkan kepada Royale Jakarta. 


Kategori yang disurvei meliputi kabupaten/ kota terbaik dalam layanan wisata, kota tujuan wisata terfavorit dan obyek wisata favorit. Adapula penghargaan yang dipilih berdasarkan kompetisi program, yaitu pemerintah propinsi yang paling berkomitmen terhadap pengembangan dunia pariwisata. Industri penunjang yang terbagi dalam berbagai sub sektor juga diberi penghargaan berdasarkan penjurian. Jadi, sekarang anda bisa memilih mana-mana saja hal-hal favorit terkait pariwisata yang akan anda nikmati. Selamat berlibur ya!

Minggu, 20 November 2011

Wisata ke Neraka, Mau?

Main. Pernah terbesit dalam pikiran anda untuk pergi ke Neraka? Pasti jawabannya tidak! Atau minimal, pernah membayangkan seperti apa tempat bernama Neraka tersebut? Saya bertanya demikian, karena ada biro wisata yang menawarkan perjalanan misterius ke Neraka. Tapi jangan takut, ini bukan Neraka dalam arti sebenarnya. Wisata Neraka adalah paket perjalanan yang mengajak turis untuk masuk ke Taman Nasional Virunga di Kongo, Afrika untuk menyaksikan atraksi Gunung Berapi Nyamulagira. Taman nasional ini merupakan situs warisan dunia dengan 7 gunung berapi di dalamnya. Dijuluki neraka karena lavanya terus meleleh keluar dari gunung, kondisi sekitarnya juga panas dan menyala-nyala. Wow... 


Di sini wisatawan bisa tinggal di tenda-tenda untuk menyaksikan sensasi pemandangan neraka berupa letusan gunung berapi yang berkelanjutan dan air mancur lava setinggi ratusan meter. Tenda-tenda tersebut dijamin aman untuk lokasi berlibur sekaligus melakukan observasi, karena letaknya sekitar 1 kilometer di selatan. Yang terpenting, pengalaman ini tidak dapat dinikmati sembarang orang di sembarang tempat dan sembarang waktu. Anda cukup membayar US$300 untuk semua sensasi ini. Penasaran mencoba?

Kamis, 03 November 2011

Pantai Merangkap Bandara di Barra, Inggris

Main. Hanya satu di dunia ini, sebuah pantai wisata tapi juga digunakan sebagai bandar udara (bandara) atau airport. Itulah Barra, sebuah airport eksotik dengan pemandangan indah dan spektakuler di pulau Hebridean, bagian dari Inggris Raya. Tepatnya di dekat teluk dangkal Traigh Mhor bagian utara Barra. Sebuah pantai cantik dilengkapi dengan tiga landasan pacu yang tidak terendam saat air pasang. Bandara ini sudah digunakan sejak 14 Juni 1933 dan mulai aktif sebagai bandara komersial dengan jadwal terbatas 3 tahun kemudian, 7 Agustus 1936. 


Tiga landasan pacu di pantai ditandai dengan tiang-tiang kokoh terbuat dari kayu. Jadwal keberangkatan maupun kedatangan pun disesuaikan dengan waktu pasang-surut pantai. Bila malam, landasan ini dilengkapi strip reflektif yang akan memantulkan cahaya-cahaya dari kendaraan agar dapat terlihat dari udara. Karena ukurannya yang kecil, hanya pesawat berukuran kecil atau ampibi saja yang dapat mendarat di sini. 


Uniknya, pantai Barra juga terbuka sebagai destinasi wisata sehingga dikunjungi tidak hanya oleh turis lokal tapi juga mancanegara. Pantai Barra juga populer untuk mencari tiram dan mancing. Pengunjung akan mengetahui apakah ada pesawat mendarat atau lepas landas dari bendera angin yang berkibar atau tidak. Jadi, berwisata di tempat ini tetap aman. Anda ingin coba?

Kamis, 20 Oktober 2011

Festival Rendang di Sumatera Barat

Makan. Setelah ditetapkan sebagai makanan terlezat nomor sebelas dan akhirnya menjadi nomor satu di dunia versi CNN, keberadaan rendang sebagai makanan khas Indonesia kebanggaan warga Sumatera Barat ini semakin terkenal luas. Sebagai upaya meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap rendang, pemerintah daerah (Pemda) Sumatera Barat (Sumbar) akan menggelar Festival Rendang pada akhir tahun 2011. Ini sebagai tindak lanjut terhadap hasil survei CNN yang memberikan anugerah promosi luar biasa kepada Rendang dan pariwisata Indonesia tanpa biaya sepeser pun.


Bagi masyarakat Indonesia pada umumnya dan orang Minangkabau pada khususnya, menikmati kuliner berupa daging sapi yang dimasak dengan santan dan bumbu khusus ini sudah menjadi santapan harian. Tapi di mancanegara, makanan ini pun mulai digandrungi dan mendapat tempat di menu makan mereka. Ini menjadi peluang bisnis luar biasa bagi Sumbar dan orang-orang yang memiliki keahlian memasak rendang. Bukan tak mungkin, bila dapat meningkatkan kualitas dan mengemasnya dengan baik akan menjadi komoditi ekspor unggulan.


Untuk itulah Festival Rendang ini diselenggarakan. Nantinya akan ada workshop proses memasak rendang yang baik dan sehat, penyuluhan tentang peminjaman modal untuk usaha kecil khususnya penjual rendang, pameran produk-produk daging dan bumbu terkait resep rendang hingga lomba membuat dan presentasi rendang. Dengan harapan, festival ini menjadi salah satu promosi pariwisata untuk mengajak turis lokal maupun internasional berkunjung ke Sumatera Barat dan menikmati rendang di tempat asalnya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...