Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label china. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label china. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Oktober 2011

Tembok Besar China Terancam Roboh

Main. Tragis! Akibat maraknya aktivitas tambang di sekitarnya, Tembok Besar China/ Tiongkok terancam roboh saat ini. Parahnya, salah satu dari tujuh keajaiban dunia dengan panjang 6.400 km dan melintasi 11 propinsi ini akan segera hancur bila penambangan ini tetap dibiarkan. 


Sebagaimana disebutkan dalam laman Reuters, salah satu temboknya yang berada di Laiyuan, Hebei, Tiongkok ini terancam ambrol akibat maraknya puluhan tambang kecil yang berjarak sangat dekat, kurang dari 100 meter. Keberadaan tambang tembaga, besi dan nikel baik yang legal maupun liar ini mengganggu stabilitas tembok yang telah berusia berabad-abad ini. Karena aktivitasnya pasti melibatkan penggalian, pengerukan dan pengeboman yang merubah struktur tanah.


Izin penambangannya sendiri dikeluarkan oleh Biro Sumber Daya Mineral (SDM) setempat tanpa berkonsultasi dengan Departemen Warisan Budaya. Surat ijin dikeluarkan tanpa mempertimbangkan keberadaan Tembok Besar Tiongkok yang telah mendatangkan jutaan wisatawan mancanegara tiap tahunnya dan menjadikan lokasi tersebut destinasi wisata utama dunia. Semoga saja segera ada jalan keluar sehingga warga dunia tidak bersedih kehilangan salah satu keajaibannya.

Senin, 10 Oktober 2011

Mengenal Tradisi Jabat Tangan di Tiap Negara

Main. Anda ingin jalan-jalan ke luar negeri, untuk wisata atau urusan bisnis? Atau anda punya banyak teman dari mancanegara? Kalau dua pertanyaan tadi anda jawab dengan ya, maka anda perlu mengetahui tradisi salam dan sapa masing-masing negara! Karena, hal pertama yang pasti kita lakukan saat bertemu seseorang adalah menyapa dan berjabat tangan. Walaupun terlihat sederhana, namun praktek ini akan memberikan kesan pertama yang kuat. 


Nah, kalau nilainya positif, maka mereka akan hormat pada kita. Nah, disini saya Achmad Annama (Anam) akan mencoba memberikan gambaran kepada para pembaca tentang ciri khas salam dan sapa di beberapa negara yang unik dan berbeda satu sama lain. Semoga dapat menjadi referensi anda saat jalan-jalan, dinas atau rapat ke luar negeri. Selamat menyimak: 


Amerika Serikat 
Saat anda berkunjung ke negeri Paman Sam ini, pastikan ada menyapa semua orang yang seruangan dengan anda dan jabatlah tangan mereka. Dalam artian bukan ruang publik tapi ruang privat seperti ruang klien atau tempat pertemuan. Bila anda tidak melakukannya, maka mereka yang anda abaikan akan menolak secara fisik dan membuat batasan. Pastikan juga menyapa dan berjabat tangan tidak hanya saat datang tapi juga saat pergi. 
Tiongkok 
Jabat tangan mereka dengan genggaman ringan yang sedikit diayun. Rendahkan sedikit pandangan mata kita sebagai tanda penghormatan. Di luar perkotaan masih ada budaya menyapa tanpa jabat tangan tapi saling mengacungkan dua telapak tangan yang disatukan dalam sebuah genggaman. 


Jepang 
Berjabat tangan dengan membungkuk adalah penghormatan tertinggi di negeri matahari terbit ini. Namun, untuk menghindari kekeliruan, sebaiknya mengikuti sikap mereka terlebih dulu. Jika mereka mengulurkan tangan, jabat tangannya dengan hangat. Bila mereka membungkukkan badan, ikuti dengan penuh respek. 
Rusia 
Pria Rusia akan menjabat tangan anda dengan erat kemudian disertai pelukan dan ciuman di pipi. Jangan kaget! Itu memang tradisi mereka. Tapi, para wanitanya lebih tertutup, ciuman pipi hanya untuk sesama warga Rusia, untuk kita warga asing mereka hanya mau berjabat tangan dan berpelukan saja. 


Prancis 
Di pusat mode dunia ini, lakukan jabat tangan dengan satu gerakan mengayun yang cepat tanpa disertai gerakan lain yang bertele-tele. Karena, waktu sangat penting bagi mereka. Pastikan menyapa dan menjabat tangan semua orang yang anda temui. 
Negara-negara Amerika Latin 
Jangan kaget bila anda ke Argentina, Brazil atau negara latin lainnya, saat berjabat tangan tangan anda akan digenggam erat ditambah pegangan dari tangan yang lain dan tak dilepaskan dalam waktu cukup lama. Ini adalah bentuk kehangatan dan keramahan mereka. Nikmati saja dan jangan menarik terlalu cepat karena akan dianggap penolakan dan sikap arogan. Bila anda wanita, maka mereka akan dengan sopan dan hormat mengecup bagian atas telapak tangan sambil mengucapkan selamat datang atau salam kenal. 


Eropa 
Mereka menggunakan tipe jabat tangan ala Amerika Serikat hanya saja dengan intensitas yang lebih sering. Kapanpun anda pamit dan berjumpa lagi, mereka akan kembali mengulurkan tangan untuk berjabatan. 
Negara-negara Timur Tengah 
Hampir mirip dengan Rusia. Biasakan diri anda untuk yang satu ini. Bila bertemu sahabat-sahabat dari negara Arab, mereka akan menjabat tangan kita lama sekali, merangkul dan saling mencium pipi kiri dan pipi kanan. Setelah selesai, tangan anda masih akan dipegang dan berdiri sangat dekat dengan anda. Tapi ini terbatas untuk sesama jenis, bila beda jenis maka aturan Islam yang berlaku. Bila bukan muhrimnya maka tidak diperkenankan untuk menyentuh.

Sabtu, 08 Oktober 2011

Menerka Kepribadian Seseorang dari Jari-Jari Kaki


Main. Saya, Achmad Annama (Anam) mengutip artikel ini dari laman Daily Mail dan menyajikannya kepada para pembaca blog saya agar dapat menjadi referensi unik. Jane Sheehan, seorang refleksiolog dan penulis buku tentang refleksi mengungkapkan bahwa jari kaki seseorang dapat menunjukkan kepribadiannya. Dan, praktek membaca jari kaki ini ternyata telah dilakukan selama ribuan tahun baik di China/ Tiongkok maupun India. Wah... Ternyata bukan mata saja ya yang menjadi jendela jiwa, tapi kaki juga. Silakan simak di bawah ini:
Ibu Jari/ Jempol
Jika jempol kaki lebih panjang dari jari kaki yang lain, Anda adalah seorang pemikir, pintar dan kreatif. Anda memiliki solusi cerdik untuk mengatasi masalah dan penuh dengan ide baru. Anda tidak pernah bingung mencari jawaban dan dapat melihat sesuatu dari sudut yang berbeda. Sisi negatifnya, Anda mungkin memiliki masalah untuk fokus pada satu hal. Sebaliknya, jika jempol kaki kecil, menunjukkan bahwa Anda seorang multitasker dan sangat andal memanfaatkan pesona diri untuk membujuk orang lain agar setuju dengan ide Anda. 

Jari Telunjuk
Semakin panjang telunjuk kaki, maka makin tinggi kualitas kepemimpinan yang Anda miliki. Anda merupakan pribadi yang dinamis dan penuh akal. Tapi, keinginan Anda untuk mendapatkan sesuatu kadang menjadi obsesi dan terkesan otoriter. Di masyarakat India, para ibu calon pengantin pria seringkali memerhatikan jari telunjuk kaki calon menantu perempuannya. Jika telunjuk kakinya sangat panjang, mereka biasanya takkan menyetujui pernikahan. Si perempuan dianggap akan suka memerintah suaminya. Jika telunjuk kaki Anda agak pendek, tandanya Anda pribadi yang sangat menikmati proses. Anda menghargai harmoni dalam segala hal, dan tak akan mencari jalan cepat demi mencapai tujuan.
Jari tengah 
Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, jari tengah kaki mengasosiasikan energi dan keinginan. Jika jari tengah panjang, berarti Anda orang yang penuh energi dan ide,  terutama dalam pekerjaan. Semakin panjang jari tengah kaki, maka makin besar dorongan untuk berhasil dalam karir. Anda cenderung perfeksionis dan bisa mencapai banyak hal dengan tekad dan energi yang sangat besar. Kekurangannya, Anda cenderung mendahulukan pekerjaan dan suka melupakan kesenangan termasuk cinta dan keluarga.

Jari manis Jari manis kaki yang panjang dan lurus, menunjukkan kalau Anda pribadi yang sangat mengutamakan keluarga. Ketidakbahagiaan dalam hubungan asmara bisa dilihat jika bentuk jari
manis tidak terlalu lurus. Anda merupakan pendengar dan pengasuh yang baik serta sulit untuk tak memikirkan masalah orang lain. Menurut kepercayaan masyarakan Tionghoa, jari tengah yang panjang menandakan Anda orang yang lembut.
Jari kelingking Kekanakan merupakan karakteristik dari orang-orang dengan jari kelingking yang kecil. Anda juga tipe orang yang suka menghindar
i tanggung jawab, mudah bosan dan selalu ingin mencari hiburan. Anda juga tipe pribadi yang menyenangkan untuk diajak bergaul sehingga memiliki banyak teman. Jika Anda dapat menggerakkan jari kelingking menjauh dari ujung jari manis kaki, Anda adalah seorang impulsif, petualang, menawan, dan sangat menggoda.


Jumat, 16 September 2011

Mahasiswa IKJ Bawa BOM ke Shanghai

Apa yang terlintas di pikiran kalian saat melihat judul di atas? Ha7x... Pasti penasaran dan membuat banyak prasangka ya? Memang judul di atas agak berlebihan dan provokatif tapi itu apa adanya. Hanya saja para mahasiswa jurusan Teater Fakultas Seni Pertunjukan IKJ itu bukan bawa BOM sebenarnya ke Shanghai, melainkan sebuah pementasan yang mengusung cerita BOM, terinspirasi dari karya Putu Wijaya. Mereka tampil di 6th International Experimental Theatre Festival pada 23-30 September 2011 mendatang. Festival ini adalah sebuah ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Shanghai Theatre Academy sejak 2001.

Rombongan dari Indonesia terdiri dari 13 orang mahasiswa dan alumni serta 3 orang dosen. Mereka akan tampil 3 kali pada 25-26 September 2011. Selain dari Indonesia dan Shanghai Theatre Academy China, akan hadir juga The Norwegian Theatre, Compagnie Soulier Barnes France, Cambridge School of Weston USA, Jack Elliott Productions USA, Beijing Theatre China dan Korean National University of Arts. Kegiatan ini sukses menjadi sarana pertukaran budaya dan promosi pariwisata negara-negara pesertanya.

Sayangnya, tidak banyak yang tahu keberangkatan mereka ke sana, tidak juga Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Padahal, keberangkatan mereka kesana adalah untuk mengharumkan nama bangsa. Selain itu, sebenarnya mereka juga bisa merangkap menjadi duta budaya dan wisata, tidak melulu para pemenang kontes kecantikan. Akhirnya, saya dan seluruh pembaca blog ini mendoakan agar para mahasiswa IKJ yang membawa BOM ke Shanghai ini dapat meledakkan prestasinya. Amiiin...

Selasa, 13 September 2011

Renren, Facebook ala Tiongkok

Kamu pasti tidak percaya kalau masih ada milyaran orang di dunia ini yang tidak punya akun facebook bahkan tidak mengenalnya sama sekali. Tapi mereka ada! Tepatnya sekitar semilyar lebih penduduk Tiongkok. Dengan tujuan pertahanan negara dan memaksimalkan penggunaan produk lokal, pemerintah Tiongkok memasang firewall yang cukup ketat yang tidak mengijinkan Facebook atau jejaring sosial lainnya masuk ke negara mereka. Kecuali beberapa konglomerat dan hacker terkenal tentunya.

Lalu bagaimana mereka berkomunikasi dan membangun hubungan persahabatan? Sebagaimana telah kita ketahui bersama, Tiongkok punya versi sendiri untuk segala macam item yang laris di dunia, termasuk facebook. Ya! Mereka memiliki 2 jejaring sosial lokal yang sangat populer karya anak bangsa mereka sendiri; Renren, yang menyasar segmen remaja, pelajar dan mahasiswa dan Kaixin001, khusus untuk para eksekutif muda. Renren lahir terlebih dulu pada 2005, disusul Kaixin001 pada 2008. Nah, yang paling mirip Facebook baik dari desain, warna, struktur halaman hingga fasilitasnya adalah Renren, karenanya Renren sering dijuluki facebooknya masyarakat Tiongkok.

Saat ini Renren mengklaim memiliki 165 juta pengguna aktif. Sama seperti facebook, pengguna Renren juga bisa update status, like, share video/ foto, berkomentar dan add new friend. Uniknya mereka lebih agresif dan aktif berkomunikasi dibandingkan pengguna facebook! Jumlah status, komentar dan foto yang mereka buat dalam sehari mencapai 2 kali lipat dari jumlah rata-rata yang dibuat facebooker Indonesia yang terhitung cukup eksis di dunia maya. Di Renren, mereka juga bisa bermain berbagai game online dan melakukan transaksi bisnis online.

Renren, si Facebook ala Tiongkok ini dipelopori oleh Wang Xing, mahasiswa drop out (DO) dari program PhD Delaware University, Amerika. Dia menyebutnya Xiaonei, yang artinya kampus. Bisnis ini didirikan bersama 2 orang temannya dengan modal 300 ribu renminbi atau sekitar 400 juta rupiah pada 2005. Dalam beberapa hari saja anggotanya sudah ribuan dan dalam beberapa bulan sudah menembus ratusan ribu. Wow, fantastis ya! Sayang, setahun kemudian, Wang Xing menjual Xiaonei kepada Oak Pacific Interactive dengan nilai 4 juta dollar atau sekitar 35 milyar rupiah. Mungkin Wangxing berpikir saat itu, nilai yang ditawarkan tersebut sudah cukup besar karena dalam setahun dia bisa menggandakan modalnya hingga 100 kali lipat. Tapi, bila dibandingkan harga Xiaonei sekarang, pasti Wang Xing menyesal menjualnya.

Itulah seputar Renren, Facebook ala Tiongkok. Dengan konsep ATM (amati, tiru, modifikasi) produk barat, mereka bisa sukses memiliki jejaring sosial lokal yang cukup sukses. Mereka tetap bebas berekspresi, bergaul dan menikmati perkembangan jaman tanpa harus terseret gaya barat, terlepas dengan banyaknya pelanggaran hak cipta yang terjadi disana. Bagaimana dengan kita di Indonesia? Facebook-facebook lokal ala Indonesia banyak yang mencoba eksis tapi sudah layu sebelum berkembang. Salut untuk Tiongkok!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...