Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label tvri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tvri. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 November 2011

7 Tugu/ Menara Terkenal di Indonesia

Main. Tugu atau menara adalah sebuah obyek bangunan penghias sebuah kota dan biasanya menjadi simbol dari kota tersebut. Dari berbagai penjuru dunia kita mengenal menara Pisa, menara Eiffel, menara Petronas hingga al-Burj. Tapi tahukah anda tentang tugu-tugu atau menara-menara di Indonesia? Disini Anam akan menyajikan 7 tugu dan menara paling terkenal saat ini beserta sekelumit sejarahnya dari berbagai kota di Indonesia. Selamat menyimak. 


Tugu Monas 
Monas atau Monumen Nasional adalah tugu yang menjadi ikon ibukota DKI Jakarta. Menara setinggi 132 meter yang terletak di lapangan IKADA ini diresmikan 17 Agustus 1961. Bentuk kombinasi tugu dan cawannya diduga simbol lingga yoni yang melambangkan kesuburan. Di puncaknya ada bentuk nyala api terbuat dari perunggu seberat 14,5 ton yang dilapisi emas 35kg sumbangan saudagar Aceh. Anda sudah pernah ke Monas? Dari lantai tertingginya anda dapat melihat panorama DKI Jakarta secara jelas dan menyeluruh. 
Menara TVRI 
TVRI adalah singkatan dari Televisi Republik Indonesia, televisi pertama milik negara kita. Menaranya dibangun sekitar tahun 1962 tak lama sesudah peresmian Monas tapi sebelum Asian Games. Menara yang terletak di daerah Senayan ini sempat beberapa kali menampilkan aksi panjat dinding atau terjun bebas yang sangat memukau. Kini, fungsinya terbatas sebagai stasiun pemancar saja. 
Sky Tower Pulau Kumala 
Terletak di sebuah pulau buatan mungil di tengah sungai Mahakam bernama Pulau Kumala, Tenggarong, Kutai Kertanegara. Dari menara setinggi 100 meter ini para pengunjung dapat melihat kota Tenggarong 360 derajat dari piringan berputar yang bergerak naik turun. Atraksi ini mirip Tiger Tower di Singapura. Perjalanan ke Tenggarong hanya 4 jam dari Balikpapan atau 1 jam dari Samarinda. 
Monumen Mandala 
Monumen yang terletak di jalan raya Jenderal soedirman, Makassar, Sulawesi Selatan ini dibangun pada tahun 1994 sebagai peringatan operasi Mandala Jaya pembebasan Irian Barat dari tangan Belanda. Monumen setinggi 75 meter ini terbagi 4 lantai yang masing-masing berisi diorama kisah-kisah heroik tersebut. 
Tugu Pahlawan 
Tugu yang dibangun untuk memperingati pertempuran 10 Nopember 1945 ini sudah menjadi ikon tak terpisahkan dari kota Surabaya. Monumen setinggi 45 meter dan diresmikan pada 10 Nopember 1952 ini terletak di bekas reruntuhan pusat gerakan pemuda, PTKR (Polisi Tentara Keamanan Rakyat). Tugu Pahlawan ini mempunyai 10 lengkungan pada badannya yang melambangkan tanggal 10. Sedang 11 bagian di atasnya mengandung pengertian bulan ke 11 (November). 
Menara Jam Gadang 
Jam Gadang atau Jam Besar adalah landmark kota Bukit Tinggi, Sumatera Barat yang dibangun Belanda pada tahun 1926. Bangunan setinggi 26 meter ini sudah mengalami beberapa perubahan arsitektur puncaknya, mulai berbentuk bulat dengan patung ayam jantan di atasnya, berbentuk kelenteng hingga menjadi ornamen rumah adat Minangkabau. Di lantai tertinggi terdapat mesin jama manual yang dibuat khusus Recklinghausen, pakar jam asal Jerman yang juga membuat mesin serupa untuk Big Ben, London. 
Tugu Khatulistiwa 
Bangunan setinggi sekitar 16 meter ini adalah ikon kota Pontianak, Kalimantan Barat. Tugu Khatulistiwa atau Equator Monument yang dibuat tahun 1928 ini terletak di jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara. Pada tahun 1990 dibuat kubah dan bangunan baru di luar untuk melindungi tugu asli di dalamnya. Tugu ini dibangun tepat di atas garis Khatulistiwa yang membelah bumi menjadi 2 bagian, utara dan selatan. Pada saat titik kulminasi matahari yang terjadi 2 kali dalam setahun (21-23 Maret dan 21-23 September) bayangan tugu dan benda apapun di sekitarnya akan menghilang dalam beberapa detik.

Rabu, 10 Agustus 2011

Sejarah Stasiun Televisi Nasional

Sejak 1962, Indonesia hanya memiliki satu saluran televisi, yaitu TVRI. Selama 27 tahun masyarakat Indonesia dihibur oleh Aneka Ria Safari, Film Akhir Pekan, Rumah Masa Depan, Kamera Ria, Unyil, Ria Jenaka dan masih banyak lagi. Hingga di tahun 1989, pemerintah mengizinkan kehadiran RCTI sebagai televisi swasta pertama dan masyarakat dapat menikmatinya menggunakan dekoder dan parabola. Kita mulai mengenal Body by Jack, Wok with Yan, Tour of Duty, Doraemon dan lainnya. RCTI  pun akhirnya resmi terbuka untuk seluruh masyarakat sejak 1992. Mau tahu bagaimana sejarah berbagai televisi yang kini eksis menghibur di Indonesia? Simak uraiannya dibawah ini.

1.TVRI
Televisi Republik Indonesia adalah stasiun pertama di Indonesia dan mulai mengudara 23 Agustus 1962 dengan tayangan Hari Kemerdekaan RI ke-17 berupa hitam putih. TVRI juga memiliki programa 2 yang mulai mengudara pada tahun 1989. Sampai saat ini TVRI berusaha tetap bertahan agar tidak ditinggalkan pemirsanya dengan melakukan berbagai acara yang unik dan inovatif.

2. RCTI
Singkatan dari Rajawali Citra Televisi Indonesia. Pertama mengudara pada 13 nopember 1988 dengan siaran percobaan dan diresmikan pada 24 agustus 1989. Saat itu hanya pemilik dekoder yang bisa menonton televisi dengan logo rajawali ini. RCTI identik dengan Doraemon, Seputar Indonesia dan aneka sinetron.

3. TPI
Awal berdirinya 1 Januari 1991, Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) mengkhususkan pada siaran edukatif dan segala upaya mencerdaskan anak bangsa. Namun semakin lama lebih identik dengan dangdut. Acara yang paling dikenal adalah Kontes Dangdut Indonesia (KDI) dan Audisi Pelawak Indonesia (API). Kini, di tengah kekisruhan kepemilikan, TPI berganti nama menjadi MNCTV.

4.SCTV
Mengudara pertama kali di Surabaya, 24 Agustus 1990. Karenanya memiliki nama Surabaya Central Televisi, sebagai televisi lokal yang menjangkau hingga Jawa Timur bagian utara dan timur. Pada tahun 1991, pancaran televisi berlogo mentari ini meluas sampai Jawa-Bali sehingga berganti nama menjadi Surya Citra Televisi Indonesia. Acara yang cukup melekat di hati masyarakat adalah Liputan 6.

5.ANTV
Tahun 1993, muncul Andalas Televisi yang disingkat Anteve sebagai televisi lokal di kota Lampung. Tak lama kemudian Anteve pun boyongan ke Jakarta dan mulai siaran secara nasional sebagai ANTV. Televisi ini dikuasai oleh grup bisnis Bakrie. Tayangan langsung Liga Indonesia (Ligina) seakan menjadi paten ANTV.

6.INDOSIAR
Lahir 11 Januari 1995 dengan ikon unik ikan terbang. Awal kemunculannya banyak menayangkan drama dan serial Hongkong. Salah satu yang terkenal adalah Return of The Condor Heroes dan To Liong To. Indosiar juga identik dengan tayangan kriminalitas lokal; Patroli.

7. METROTV
Media Televisi Indonesia atau MetroTV bersama harian Media Indonesia ada di bawah Media Group pimpinan Surya Paloh. Mulai mengudara pada 25 Oktober 1999 dan mengudara non stop 24 jam sejak 1 April 2001. Televisi ini mengedepankan tayangan berita sebagai ciri khasnya. Yang terkenal saat ini adalah Metro Hari Ini, Kick Andy dan Mario Teguh.

8.TRANSTV
Meskipun mendapatkan ijin pada 1 Agustus 1998, TransTV baru resmi siaran pada 10 November 2001. Dengan pasukan mudanya, acara-acara TransTV sangat menghibur dan bernas. Mayoritas acaranya adalah inhouse made dan dibuat di luar studio. Acara yang terkenal diantaranya Jika Aku Menjadi, Termehek-mehek dan banyak reality show lainnya.

9.TRANS7
Awal berdiri bernama TV7 dan merupakan bagian dari Kelompok Kompas Gramedia (KKG). Namun televisi yang pernah ngetop dengan tayangan balap motoGPnya ini akhirnya bangkrut dan diakuisisi oleh Para Group dan berubah nama menjadi Trans7 pada tahun 2006. Opera Van Java (OVJ) merupakan ikonnya.

10.TVOne
Dilahirkan pada 9 Agustus 2002 oleh pengusaha nasional Abdul Latief dengan nama Lativi. Hanya saja, hampir semua tayangannya kontroversial, berbau klenik, erotisme dan kekerasan. Salah satunya adalah Cerita Malam dan Smackdown. Pada 2006, Grup Bakrie mengakuisisi dan merubahnya menjadi TVOne. Dengan mengandalkan Karni Ilyas, TVOne menjadi pesaing utama MetroTV sebagai televisi yang mengandalkan berita sebagai dagangannya.

11.GlobalTV
Diluncurkan 5 oktober 2002 oleh MNC Group yang juga memiliki RCTI dan TPI dengan sasaran kalangan muda. Karenanya Global bekerja sama dengan MTV Asia yang sebelumnya direlay Anteve. Kini jualan utama GlobalTV adalah tayangan kartun baik dari Nickelodeon, Anime maupun kanal luar lainnya.

Diluar 11 televisi nasional ini, di tiap daerah juga memiliki televisi lokal masing-masing. Misalnya, di Jakarta kita dapat menikmati O-Channel, BTV, DAAI TV, TV Edukasi dan El-Shinta TV. Banyak ya? He7x... Semoga bermanfaat.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...