Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label nasi goreng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nasi goreng. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Agustus 2012

13 Fakta Tentang Rendang

Siapa yang tak kenal rendang? Makanan pedas khas Sumatera Barat ini sudah mendunia karena pernah dinobatkan CNNgo sebagai salah satu makanan terenak di dunia. Semakin lama dimasak dengan api kecil maka warnanya semakin hitam kecoklatan dan bumbunya hampir kering meresap sehingga rasanya semakin lezat. Itu kalau kita membuat/ masak sendiri. Kalau ingin beli jadi dan tinggal menyantapnya, banyak pilihan restoran atau toko online.

Nah, agar kita semakin mencintai Rendang sebagai kebanggaan nasional maka saya akan sampaikan beberapa fakta  penting tentang rendang.
1. Rendang adalah masakan yang mampu bertahan hingga 3 bulan tanpa perlu dipanaskan namun takkan mengubah rasa dan aromanya;
2. Semakin lama disimpan maka rasanya semakin lezat;
3. Bersama Nasi Goreng, Rendang adalah salah satu masakan terlezat versi CNNgo yang berasal dari Indonesia;
4. Rendang dulunya hanya dapat disajikan bagi kalangan pembesar kerajaan dan bangsawan;
Santan yang digunakan untuk memasak rendang harus berasal dari kelapa tua karena mengandung banyak lemak, sehingga menghasilkan rasa yang gurih;
5. Rendang sangat populer di mancanegara, mulai asia hingga eropa. Di tiap festival kuliner internasional dimana Indonesia berpartisipasi, pengunjung pasti penasaran tentang rendang;
6. Rendang sangat filosofis perlambang Niniak Mamak (daging sapi), Cadiak Pandai (karambia/ kelapa), Alim Ulama (lado/ cabai) dan masyarakat (bumbu);
7. Masakan ini sudah mendunia sejak kerajaan Adityawarman, sekitar abad ke-8;
8. Rendang berasal dari daerah pegunungan, yaitu Pariangan – Padang, Sumatera Barat. Dari sinilah kegurihan dan keharuman rendang berasal;
9. Selain tahan lama, rendang juga terkenal bercitarasa pedas. Namun, saat sampai di lidah rasa pedasnya akan hilang;
10. Untuk membuat daging rendang matang sempurna sebaiknya dimasak menggunakan api yang berasal dari kayu bakar;
11. Proses pengolahan rendang yang utama adalah pengadukan santan yang terus-menerus agar tidak pecah sehingga menghasilkazn kegurihan maksimal;
12. Rendang memang makanan asli Indonesia asal Minangkabau. Tapi, cita rasanya banyak dipengaruhi India;
13. Awalnya rendang dibuat untuk memenuhi kebutuhan para perantau Minang yang perlu makanan tahan lama untuk dibawa selama berbulan-bulan;

Ada yang ingin menambahkan? Silakan! Baca juga tulisan saya yang lain tentang rendang:
1. Festival Rendang di Sumatera Barat;
2. Kedahsyatan Rasa Rendang Belalang;
3. Filosofi Rendang;

Jumat, 02 September 2011

Nasgor Penuh Cinta

Makan. Jumat, 2 September 2011 beberapa hari sejak berlalunya Lebaran. Tak ada lagi masakan yang tersisa, kue lebaran pun sisa remah-remahnya saja. Tidak ada makanan di rumah karena hampir seluruh penghuninya puasa Syawal. Kecuali saya, Achmad Annama (Anam) dan Istri, Merry Samsuri (Merry). Ketika terbangun jam 10 pagi, otomatis para cacing mulai memberontak dan demo besar-besaran. Keroncongan! Duh, makan apa dan dimana ya? Tanya-tanya, warung-warung penjual makanan rata-rata masih tutup, baik Tegal, Padang maupun Jawa. Solusi terakhir: Mandiri! (Masak dan Makan Sendiri).

Penjelajahan dimulai. Lemari dan kulkas dibuka tutup untuk mencari persediaan bahan mentah. Alhamdulillah terkumpul telor, kornet, sambelan (semua bahan dasar pembuat sambel) dan bumbu-bumbu. Ngecek ke rice cooker, Alhamdulillah masih banyak nasi. Oke, mari kita buat Nasgor (nasi goreng). Tapi, istriku melarang suaminya ini. Dia ingin membuatnya sendiri sebagai persembahan penuh cinta untuk suaminya. Maka, dimulailah ritual ala Master Chef ini. Minyak dipanaskan, bumbu-bumbu dimasukkan, disusul kornet, telor dan kemudian nasinya. Setelah diaduk rata, lalu ditiriskan. Dipresentasikan di piring bersama telor mata sapi dan kerupuk ikan. Harum sekali!

Kini saatnya menyantap. Nasgor penuh cinta yang dinikmati dengan ditemani istri tersayang, makanan mana lagi yang bisa lebih lezat dari ini di dunia? Ha7x... Maka tak terasa, piring pun sudah tandas licin, tak sebutir pun nasi tersisa. Maaf ya semut, lalat dan tikus, kali ini tidak ada sisa untuk kalian.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...